Tak Bergantung Muna, Nakes Mubar Sudah Bisa Ambil Sampel Swab Sendiri

618
 

Laworo, Inilahsultra.com โ€“ Untuk mengambil sampel swab tenggorok kepada orang yang diduga terinfeksi virus Corona (Covid-19), Kabupaten Muna Barat sudah tidak ketergantungan dengan Kabupaten Muna.

Saat ini, sebagai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) penyangga, tenaga kesehatan (nakes) di Mubar sudah bisa melakukan pengambilan sampel uji swab sendiri setelah dari Gugus Tugas Covid-19 Provinsi melakukan briefing kepada beberapa tenaga medis kesehatan Mubar saat datang melakukan pengambilan sampel uji swab 33 orang di RSUD Mubar Senin lalu, 18 Mei 2020 lalu.

- Advertisement -

Kepala Dinas Kesehatan Mubar, LM Ishar Masiala mengaku, untuk pengambilan sampel uji swab tenggorok sudah tidak ketergantungan dengan RSUD Muna sebagai RSUD rujukan penanganan pasien Covid-19.

Kata Ishar, saat mengambil sampel swab 33 orang yang masuk kategori OTG, tenaga analis dari Dinkes Sultra, turut melakukan briefing kepada tenaga medis Mubar.

โ€œ33 ini sudah swab di RSUD Mubar dan yang datang orang propinsi tenaga analis sekalian membrifing tenaga medis baik tenaga medis dari RSUD, Dinkes maupun dari Puskesmas. Jadi yang dibrifing itu sebanyak 10 orang. Alhamdulillah mereka sudah bisa,โ€ kata Ishar saat ditemui di ruanganya, Kamis, 21 Mei 2020.

Sebagai RSUD penyangga, kata dia, mereka bisa menangani pasien yang gejalanya ringan. Jika kondisinya parah dan di tengah keterbatasan alat, dimungkinkan dirujuk ke RSUD Muna.

โ€œMuna tetap menjadi pusat rujukan , dalam hal ini kalau ada pasien PDP pasien yang berat. Kalau yang ringan-ringan kita lakukan sendiri. Termasuk swab,โ€ katanya.

Ia menjelaskan, segala kemungkinan mereka telah menyiapkan strategi penanganan terhadap 33 pasien yang diambil swabnya.

Untuk yang hasilnya negatif, kata dia, tetap akan dilakukan karantina khusus selama 14 hari sementara kalau yang hasilnya positif akan dikarantina selama tujuh hari.

Selama proses karantina itu berjalan, 33 orang itu akan tetap dilakukan pengambilan sampel swabnya sebanyak dua kali dengan tenggang waktu yang berbeda untuk yang negatif dan positif.

Ishar menuturkan, kalau sudah menjalani masa karantina dan sudah dilakukan swab sebanyak dua kali terus hasilnya semua negatif, maka semua sudah dinyatakan sembuh.

โ€œKalau sudah jalani semua itu. Pasien sudah dinyatakan sembuh dan sudah bisa pulang ke rumah untuk temui keluarga mereka,โ€ pungkasnya.

Penulis : Muh Nur Alim

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...