Tak Tergantung Lagi dengan Muna, Mubar Sudah Dapat Lakukan Uji Sampel Swa

512
 

Laworo, Inilahsultra.com– Untuk mengambil uji sampel swab tenggorok kepada orang yang diduga terinfeksi virus Corona (Covid-19), Kabupaten Muna Barat sudah tidak ketergantungan dengan Kabupaten Muna.

Saat ini, sebagai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) penyangga di Mubar sudah bisa melakukan pengambilan sampel uji swab sendiri setelah dari Gugus Tugas Covid-19 provinsi melakukan briefing kepada beberap tenaga medis kesehatan Mubar saat datang dalam melakukan pengambilan sampel uji swab 33 orang di RSUD Mubar Senin lalu, 18 Mei 2020.

- Advertisement -

Kepala Dinas Kesehatan Mubar, LM Ishar Masiala mengaku, untuk pengambilan sampel uji swab tenggorok sudah tidak ketergantungan dengan RSUD Muna sebagai RSUD Rujukan penanganan pasien Covid-19.

Kata Ishar, saat 33 orang yang masuk kategori OTG dalam pengambilan sampel uji swab tenggorok, tenaga analis dari pihak provinsi Sultra, selain melakukan uji swab itu juga pihaknya melakukan briefing kepada tenaga medis Mubar.

β€œ33 ini sudah swab di RSUD Mubar dan yang datang orang provinsi tenaga analis sekalian membrifing tenaga medis, baik tenaga medis dari RSUD, Dinkes maupun dari Puskesmas. Jadi yang di brifing itu sebanyak 10 orang. Alhamndulilah mereka sudah bisa,” kata Ishar saat ditemui diruanganya, Kamis, 21 Mei 2020.

Sebagai RSUD penyangga, kata dia, untuk penanganan pasien yang gejalanya ringan selama masih bisa diatasi, pihaknya tetap bekerja maksimal meskipun sebagian ada keterbatas alat yang lengkap dibanding RSUD Muna.

β€œMuna tetap menjadi pusat rujukan , dalam hal ini kalau ada pasien PDP pasien yang berat. Kalau yang ringan-ringan kita lakukan sendiri. Termaksud swab,” katanya.

Lanjut Ishar, terhadap 33 orang yang sudah dilakukan Swab itu dan hasilnya kalau keluar nanti ada yang positif ataupun yang negatif Gugus Tugas Covid-19 Mubar tetap akan melakukan penangana husus selama gejala yang dialami masih ringan.

Untuk yang hasilnya negatif, jelas dia, tetap akan dilakukan karantina khusus selama 14 hari, sementara kalau yang hasilnya positif akan dikarantina selama tujuh hari.

Reporter : Muh Nur Alim

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...