Jualan Obat Keras Dua Pria di Kendari Diringkus Polisi

1622
 

Kendari, Inilahsultra.com – Dua pria di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Amran (35) dan Kadrin (22) diringkus polisi karena kedapatan mengedarkan obat keras jenis tramadol dan alprazolam.

Obat tersebut diperoleh dari Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dan dijual langsung kepada konsumennya di Kota Lulo.

- Advertisement -

Dua pekerja wiraswasta ini ditangkap di dua tempat berbeda, Rabu, 10 Juni 2020 sekira pukul 18.30 WITa. Amran ditangkap di Jalan Gunung Latimojong Pattimura, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Sedangkan Kadrin ditangkap di Lorong Pahala, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga.

Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sultra, Kombes Pol Eka Fathurrahman mengatakan, penangkapan berawal dari laporan masyarakat adanya peredaran gelap obat keras di Kota Kendari. Dari hasil lidik, tim berhasil melakukan penangkapan terhadap keduanya.

“Tangkapan pertama di Jalan Gunung Latimojong, di tangan Amran tim berhasil menemukan obat tramdol sebanyak 651 butir,” jelas Eka, Kamis 11 Juni 2020.

Kemudian, masih kata Eka, tim melakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya. Dari hasil pengembangan itu, tim berhasil melakukan penangkapan Kadrin di wilayah Kecamatan Baruga dengan barang bukti 300 butir obat tramadol.

“Lalu tim melakukan penggeledahan di rumah Kadrin di Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat. Tim menemukan lagi obat Tramadol sebanyak 342 butir dan obat Alprazolam sebanyak 118,” ujarnya.

Lanjut Eka, total barang bukti obat keras yang disita dari dua pelaku sebanyak 1.411 butir. Barang bukti lainnya uang tunai, handphone dan dompet.

“Pelaku pertama barang bukti yang disita, obat Tramadol 651, 1 unit HP Oppo dan uang tunai Rp 30 ribu. Pelaku kedua, barang bukti yang disita Tramadol 642 butir, obat Alprazolam sebanyak 118 butir,uang tunai Rp 555 ribu, dompet dan HP Xiaomi,” tuturnya.

Kedua pelaku berserta barang bukti sudah diamankan di Ditresnarkoba Polda Sultra untuk proses lebih lanjut. Para pelaku ini disangkakan pasal 197 subsider pasal 198 dan UU RI No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

Penulis : Onno

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...