
Laworo, Inilahsultra-com– Seekor monyet menghebokan masyarakat Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tiworo Tengah Kabupaten Muna Barat (Mubar). Hewan primata itu kerap memasuki perkampungan dan menyerang hewan ternak warga. Tercatat, sudah belasan kambing yang mati karena diserang hewan itu.
Warga setempat ada yang tidak percaya dengan serangan seekor monyet itu. Mereka menganggapnya hanya mitos belaka.
Ada juga warga yang mengaku bahwa seekor monyet itu merupakan mahluk jadi-jadian. Hal itu bukan tanpa dasar, hewan mamalia tersebut kerap dikejar, namun tiba-tiba menghilang.
Warga setempat Nurmayulianti saat dikonfirmasi di kediamannya, Selasa 11 Agustus 2020, membenarkan munculnya hewan tersebut.
Kata dia, monyet itu kerap berkeliaran di sekitar rumahnya dan rumah warga lainnya. Namun, ia belum bisa memastikan apakah monyet itu jadi-jadian atau hanya hewan biasa saja.
“Kemunculannya sejak dua Minggu yang lalu. Biasanya muncul sekitar jam 10 pagi dan jam 5 sore,” katanya.
Lokasi kemunculan monyet yang berukuran cukup besar dan tak berekor itu tidak bisa diprediksi, karena kerap berpindah-pindah tempat.
“Kalau dikejar juga tiba-tiba menghilang. Tidak ditahu larinya kemana,” tuturnya.
Hewan mamalia tersebut kerap datang ke sekitar rumah warga dan mengincar anak kambing. Kebetulan sehari sebelumnya, anak kambingnya yang menjadi korban keganasan hewan ini.
“Kambing saya digigit bagian perut, sampai keluar ususnya. Sepertinya darahnya dihisap. Satu ekor anak kambing saya jadi korban,” imbuhnya.
Hal itu juga dibenarkan juga warga lainya, Jumania. Ia mengatakan kemunculan monyet itu sudah menyebabkan belasan kambing di desanya mati.
“Monyet itu hanya satu ekor saja. Korbannya sudah banyak. Sudah beberapa kali dikejar tetapi tidak bisa tertangkap,” akunya.
Jumania juga tidak bisa memastikan, terkait kebenaran informasi bahwa hewan tersebut merupakan kera jadi-jadian.
Dirinya khawatir monyet itu juga akan melukai anak-anak yang sedang bermain, lantaran sering muncul di pemukiman warga.
Terkait kejadian ini, pihaknya berharap baik pemerintah desa ataupun kabupaten betul-betul ada perhatian. Pasalnya hewan yang meresahkan warga ini selalu menghantui warga setempat. Takutnya, jangan sampai imbasnya kepada anak-anak yang sering bermain.
“Mudah-mudahan ada juga upaya dari pemerintah untuk menangani masalah ini. Karena sudah semakin meresahkan warga,” harap dia.
Reporter : Muh Nur Alim




