
Konkep, Inilahsultra.com – Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) dibawah kepemimpinan Amrullah dan Andi Muhammad Lutfi semakin konsen dengan program kerja yang tertuang dalam visi misinya.
Hal ini dikatakan langsung oleh Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) Muhmud, pihaknya berupaya menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) berangkat dari Renstra masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sejalan dengan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Konkep.
“Spesifik kalau khusus dibagian umum sejalan dengan visi misi pak bupati yang sekarang sementara berjalan,” kata Mahmud saat ditemui di ruang kerjanya beberapa hari lalu.
Seperti diketahui, visi misi Bupati dan Wakil Bupati yakni, Wawonii bangkit, berkembang, kompetitif dan tangguh.
Sedangkan Misinya, pertama upaya mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar, kawasan pemukiman dan prasarana wilayah. Kedua meningkatkan daya saing sumber daya manusia. Ketiga meningkatkan daya saing ekonomi berbasis strategis. Keempat meningkatkan kualitas birokrasi, pelayanan publik dan tata kelola pemerintah desa.
Selanjutnya, meningkatkan ketahanan bencana. Keenam meningkatkan kualitas penghayatan dan pengamalan ajaran agama dan ketahanan budaya.
“Secara khusus kalau kita dibagian umum masuk pada visi yang keempat, Meningkatkan kualitas birokrasi, pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan desa,” jelasnya.
“Kalau di umum yang kami coba kawal ada tujuh poin yakni, bagaimana membantu pimpinan daerah dalam sistem pemerintahan yang baik, maksud sekarang itu Good Gaferman, Bagaimana mewujudkan pelayanan publik yang transparan, yang tepat waktu dan akuntabel. Bagaimana melaksanakan program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur dalam meningkatkan kompetensi dan mendukung pelaksanaan tugas,” jelasnya.
Jadi, sambung dia ini butuhnya pelatihan-pelatihan. Ia memberikan contoh, di bidangnya ada dua pelatihan tahun ini, pertama pelatihan tebel menet bagaimana proses penyajian tata tempat, tata hidangan, tata acara dalam setiap acara-acara pemerintah daerah. Nanti pematerinya kita akan minta dari sekretariat kepresidenan
Pelatihan tata naskah, namun tahun ini akan lebih uptudad.
“Konsep-konsep persuratan kita distribusi, dan surat-surat itu lewat berbasis digital, e-office. Jadi nda repot lagi orang mengantar sana-sini,” jelasnya
“Iya, program unggulan, kalau program unggulan saya di periode tahun 2021-2026 itu. Bagaimana menyelenggarakan pelayanan publik yang lebih uptuded, khusus dibagian umum. Disamping tugas-tugas tambahan yang diberikan pimpinan berkaitan dengan pembinaan dan penyelenggaraan pemerintahan,” lanjutnya.
Kemudian melaksanakan pembinaan dan pengembangan karir aparatur, berkaitan dengan urusan kepegawaian sekretariat. Kemudian penyajian sistem informasi administrasi persuratan tepat waktu. Kemudian penerapan teknologi. Kemudian yang terakhir peningkatan pelayanan administrasi pimpinan daerah
Dirinya berharap, fokus sebetulnya bagaimana di bidang peningkatan kualitas birokrasi ini arahnya nanti bagaimana posisi seperti sekarang kita ini SAKID (sistem akuntabilitas kinerja pemerintah daerah) kita di posisi C. Berharap nanti kedepan melalui bagian ORPEK.
“Kalau saya hanya berharap bagaimana mendukung secara bersama-sama stackhorder yang ada, laporan penyelenggaraan pemerintahan desa kita yang ada dibagian Pemerintahan lining sektornya, kemudian SAKID tadi yang ada dibagian ORPEK yang muaranya nanti opini kita bisa tetap kita pertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” tuturnya
“Makanya di sini, di periode ini kita berharap, periode kedua pak bupati kami sebagai pembantu beliau ini bisa mengawal bagaimana meningkatkan kualitas birokrasi dibarengi dengan aparatur yang mempunyai kualifikasi dan kemampuan yang baik, tentu dengan pelatihan-pelatihan tadi. Pelatihan itu nanti bisa bermuara meningkatkan kemampuan dalam mendukung kerja-kerja yang berkaitan dengan tugas-tugas pokok tadi, seperti bagaimana bisa kita mempertahan opini kita, laporan keuangan kita WTP,” terangnya.
Reporter : Sadaruddin




