Wali Kota Buka Workshop Kadin Kendari

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir saat membuka workshop investasi tahun 2021 yang diselenggarakan Kadin Kendari, Rabu 27 Januari 2021.

Kendari, Inilahsultra.com – Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir membuka workshop yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kendari dengan tema “Iklim Investasi di Kota Kendari” di salah satu hotel, Selasa 27 Januari 2021.

“Kita mengapresiasi dan medukung apa yang dilakukan oleh Kadin Kendari. Semoga dalam pertemuan ini hadir gagasan-gagasan yang dilahirkan dari teman-teman dunia usaha sekaligus bisa sinkron dengan kebijakan pemerintah,” kata Sulkarnain Kadir.

Orang nomor satu di Kota Kendari ini mengatakan, pemerintah kota terus berupaya menciptakan keamanan dalam berusaha, salah satunya dengan melakukan vaksinisasi.

-Advertisement-

Meskipun efektivitasnya masih 70 persen, tetapi ini merupakan langkah untuk mencegah penularan Covid-19 dalam dunia berusaha. Para pengusaha mengambil bagian dalam gerakan vaksinisasi ini karena belum ada solusi lain yang bisa dilakukan.

“2020 kemarin kita sudah melakukan mitigasi dengan meminta masyarakat menggunakan masker, disiplin terhadap protokol kesehatan, dan menjaga jarak,” jelasnya.

Di Kendari, vaksinasi tahap pertama sebanyak 8.680 dosis dan tahap kedua akan dilaksanakan di bulan Februari 2021 dan Maret sebanyak 12 ribu vaksin.

Selain itu, lanjut Sulkarnain, dengan adanya Covid-19 dapat memberikan pelajaran agar harus memanfaatkan teknologi.

“Jadi, kami di pemerintah kota sudah mempersiapkan bahkan sudah melakukan untuk mendorong teman-teman dunia usaha agar melakukan proses perizinan secara online, sehingga kita bisa menghindari Covid-19 serta bisa lebih lancar dan cepat,” katanya.

Pemerintah kota juga, saat ini sedang memanfaatkan waktu dengan mempersiapkan sistem pelayanan publik yang lebih frendly dengan teman-teman dunia usaha.

“Dinas PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) sedang berusaha maksimal untuk memastikan pengurusan izin bisa berlangsung dan diproses lebih cepat dan sebagian besarnya sudah digartiskan,” ujarnya.

Teknologi di PTPS ini, lanjut dia, memberikan manfaat kepada masyarakat. Terbukti dengan 70 persen pengurusan izin dilakukan secara online dan 30 persen secara offline.

“Ini merupakan tanda positif bagi kita semua dan sudah menjadi tugas pemerintah untuk melakukan hal tersebut,” jelasnya.

Lanjut Sulkarnain, PTSP ini merupakan pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah baik perizinan maupun non perizinan di mana proses pengelolaannya dimulai dari tahap permohonan sampai terbitnya sebuah dokumen perizinan dilakukan disatu tempat.

“Di tahun 2021 ini kami akan mencoba merampungkan melalui pelayanan yang kami sediakan di pemerintah kota. Insya Allah diawal tahun 2022 akan melaunching sistem pelayanan terpadu yang bisa diakses oleh masyarakat secara one stop service,” jelasnya.

Untuk itu, Sulkarnain mengimbau kepada masyarakat untuk mendukung program pemerintah mengenai vaksinisasi Covid-19.

“Setelah vaksin Alhamdulillah saya tidak mengalami gejala apapun bahkan saya merasa jauh lebih segar dan fit melaksanakan tugas-tugas. Semoga dengan contoh ini masyarakat bersama-sama menyambut dan mensukseskan program vaksinisasi Covid-19 ini,” tutupnya.

Reporter: Safaluna
Editor: Haerun

Facebook Comments