
Kendari, Inilahsultra.com – Pedagang Kaki Lima (PKL) dan parkir liar yang berada di kawasan Tugu MTQ Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang meresahkan penguna jalan bakal ditertibkan dalam waktu dekat.
Kasatpol PP Kota Kendari, Samsu Alam menegaskan, pihaknya siap menertibkan PKL dan parkir liar, tetapi harus didampingi oleh pihak kepolisian.
“Ini harus ditertibkan, karena memang sudah meresahkan dan menganggu. Pada dasarnya kami siap tertibkan dan harus didampingi oleh polisi” ujarnya.
Hal yang sama disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kendari, M. Ali Aksa bahwa pihaknya siap menertibkan para pedagang dan parkir liar di kawasan Tugu MTQ.
“Kesepakatan dalam rapat di DPRD, kita akan tertibkan PKL dan parkir liar bersama lembaga legislatif dan kepolisian,” tutupnya.
Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari,
LM Rajab Jinik mengatakan, di kawasan Tugu MTQ merupakan area tertib lalu lintas yang tidak boleh ada parkir-parkir liar termasuk parkir di depan kantor Wali Kota Kendari.
“Seharusnya tidak ada parkir-parkir liar di kawasan Tugu MTQ dan depan kantor wali kota, selain area tertib lalu lintas juga mengambil hak rakyat berlalu lintas dan meresahkan pengendara jalan yang harus ditertibkan,” kata LM. Rajab Jinik, Kamis 4 Maret 2021.
Politikus Partai Golkar ini mengatakan, apa yang terjadi di kawasan Tugu MTQ sudah tidak menggambarkan kelayakan wajah Kota Kendari.
“DPRD bersama pemerintah kota serta pihak kepolisian akan melakukan koordinasi dengan Pemprov Sultra untuk menertibkan para PKL dan parkir liar di kawasan Tugu MTQ,” jelasnya.
Salah satu solusi yang akan diberikan nanti, kata anggota Frkasi Golkar ini, PKL dan parkir harusnya dimasukan kembali di dalam kawasan Tugu MTQ, agar tidak merusak keindahan Kota Kendari.
“Kita harapkan Pemprov bisa merespon apa yang menjadi keluhan masyarakat dengan keberadaan PKL dan parkir yang meresahkan ini,” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Kendari, Hj. Rusiahwati Abunawas mengatakan, PKL dan parkir liar ini harus segera ditertibkan untuk menjaga keindahan dan ketertiban umum.
“Kami DPRD minta dinas terkait untuk melakukan penertiban secepatnya,
jika ini biarkan bisa semakin parah maraknya PKL dan parkir liar yang menimbulkan kemacetan di kawasan MTQ ketika malam hari,” tegasnya.
Selain melanggar ketertiban lalu lintas, Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Sultra ini menilai, keberadaan PKL dan parkir liar merusak keindahan Kota bertaqwa ini.
“Sebelumnya kami sudah laksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan kami sepakat bersama dinas dan kepolisan untuk merapikan area MTQ,” ujarnya.
Ia menegskan, jika ada oknum yang memanfaatkan hal tersebut berarti ada pembiaran. Untuk itu, dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi dengan Pemprov untuk merapikan atau menertibkan PKL dan parkir liar di kawasan MTQ.
“MTQ merupakan ikon Pemprov dan Kota Kendari. Untuk menjaga keindahan Tugu MTQ kita harapkan Pemprov bisa memberikan ruang kepada mereka kembali di dalam kawasan MTQ,” ujarnya.
Penulis : Haerun




