Usai Putusan MK, Berikut Petahana yang Menang dan Kalah Pilkada di Sultra 2020

134
Ilustrasi Pilkada Serentak.
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia (RI) memutuskan perkara nomor 34/PHP.BUP-XIX/2021 dengan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Pilkada Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

-Advertisements-

Setelah melakukan pemeriksaan, Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi tidak mendapatkan bukti dan fakta yang meyakinkan majelis terhadap berkas gugatan pemohon serta tidak berkekuatan dengan hukum.

Dengan ditolaknya gugatan yang dilayangkan oleh pasangan calon (Paslon) urut 03 Muh. Endang-Wahyu Ade Pratama terkait hasil Pilkada Konsel pada Desember 2020 lalu, membuat petahana Paslon Surunuddin-Rasyid bisa dipastikan dua periode memimpin Konsel.

-Advertisements-

Kemudian, ditolaknya juga gugatan Endang-Wahyu menambah daftar petahana bupati yang terpilih kembali memenangkan Pilkada di Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2020 lalu, yang diikuti sebanyak tujuh kabupaten.

Tujuh daerah yang melaksanakan pilkada yaitu Kabupaten Muna, Wakatobi, Kolaka Timur (Koltim), Konawe Utara (Konut), Konawe Selatan (Konsel), Konawe Kepulauan (Konkep), dan Buton Utara (Butur).

Pilkada 2020 kemarin diramaikan wajah-wajah petahana, baik bupati maupun wakil bupati yang punya kesempatan maju kembali dan bersaing menjadi lawan.

Terdapat empat petahana terpilih kembali menjadi bupati dan terdapat tiga petahana bupati berhasil ditumbangkan penantangnya berdasarkan data Komisi Pemiliham Umum (KPU).

Pilkada Konawe Selatan

Pilkada Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) yang berbuntut panjang sampai di MK. Namun hal tersebut telah selesai dengan ditolkanya gugatan Paslob Muh Endang-Wahyu Ade Pratama dalam sidang lanjutan di Gedung MK, Jumat 19 Maret 2021.

Sebelumnya, terdapat dua Paslon
penantang di Pilkada Konsel yakni Rusmim Abdul Gani-Senawan Silondae (SS) dan Muh Endang SA-Wahyu Ade Pratama (Ewako) tidak asing lagi bagi masyarakat Konsel. Kedua pasangan ini akan merebut tahta dari petahana Surunuddin Dangga-Rasyid (Suara).

Hasil Pilkada petahana Surunuddin Dangga-Rasyid mengumpulkan suara terbanyak pertama dengan total 75.949 suara dengan presentase 44.7 persen. Sementara paslon Muh. Endang-Wahyu Ade Pratama diposisi kedua dengan perolehan total 73.436 suara dengan presentase 43.2 persen.

Angka kemenangan paslon Surunuddin-Rasyid hanya beda 1.5 persen suara dengan paslon Muh. Endang-Wahyu.

Kemudian, paslon Rusmin Abdul Gani-Senawan Silondae diposisi ketiga
hanya mendapatkan total 20.589 suara dengan presentase 12.1 persen.

Pilkada Konawe Utara

Pilkada Konawe Utara (Konut) diikuti dua paslon, yaitu petahana Ruksamin-Abu Haera ditantang oleh paslon Raup-Iskandar Z Mekuo.

Ruksamin dan Raup merupakan Bupati dan Wakil Bupati Konut sebelumnya. Keduanya berpisah dan menjadi rival ketika sama-sama maju bertarung menjadi calon bupati pada Pilkada Konut pada tahun 2020 lalu.

Paslon Ruksamin-Abu Haera berhasil mengalahkan lawannya dengan memperoleh total 2.592 suara atau presentase 65.7 persen. Sementara paslon Raup-Iskandar Z Mekuo hanya mengumpulkan total 1.356 suara dengan presentase 34.3 persen.

Pilkada Konawe Kepulauan

Pilkada Konawe Kepuluan (Konkep) merupakan satu-satunya daerah yang diikuti empat paslon berebut kekuasaan di pulau kepala. Petahana Amarullah-Andi Muhammad Luhtfi masih perkasa memperoleh total 12.769 suara dengan presentase 51.4 persen.

Posisi kedua diraih oleh paslon Abdul Halim-Untung dengan perolehan 7.193 suara atau presentase 29.0 persen, posisi ketiga paslon Musdar-Ilham Jaya mendapatkan 4.669 suara dengan presentase 18.8 persen, dan paslon Muhammad Oheo Sinapoi-Muttaqin hanya memperoleh 214 suara dengan presentase 0.9 persen.

Sebelumnya paslon Muhammad Oheo Sinapoi-Muttaqin melayangkan gugatan hasil Pilkada Konkep di Mahkamah Konstitusi, tapi semua gugatan tersebut ditolak.

Pilkada Muna

Pilkada Kabupaten Muna diikuti dua kandidat berebut tahta kepemimpinan di Bumi Sowite, yaitu Pasangan incumbent LM Rusman Emba-Bahrun Labuta (Terbaik) ditantang oleh LM. Rajiun Tumada-La Pili (Rapi).

Rajiun Tumada merupakan mantan Bupati Muna Barat, ia mengundurkan diri sebagai bupati untuk maju sebagai calon calon bupati Muna. Tapi Rajiun belum mampu mengalahkan Rusman Emba.

Pasangan Rajiun-La Pili sempat melayangkan gugat terhadap hasil Pilkada Muna di Mahkamah Konstitusi, tapi semua isi gugatan ditolak dan tidak bisa dilanjutkan ketahap berikutnya.

Pasangan LM. Rusman Emba-Bahrun Labuta mengungguli penantangnya dengan memperoleh 64.221 suara atau presentase 53.4 persen. Sementara pasangan LM Rajiun Tumada-La Pili mengumpulkan suara sebanyak 56.008 atau presentase 46.6 persen.

Pilkada Buton Utara

Pilkada Buton Utara (Butur) ada tiga paslon yang bertarung untuk memimpin daerah pecahan Kabupaten Muna tersebut terdapat tiga paslon Ridwan Zakariah-Ahali, petahana Abu Hasan-Suhuzu dan Aswadi Adam-Fahrul Muhammad.

Berdasarkan hasil pemilihan paslon Ridwan Zakariah-Ahali memperoleh suara terbanyak total 15.887 suara dengan presentase 38.3 persen, berhasil mengalahkan paslon petahana Abu Hasan-Suhuzu mendapatkan 13.607 suara atau prsentase 32.8 persen. Sedangkan pasangan Aswadi Adam-Fahrul Muhammad hanya memperoleh 11.541 suara atau 29,19 persen.

Pilkada Wakatobi

Pilkada Wakatobi diikuti dua paslon yaitu petahana Arhawi-Hardin Laomo dan paslon penantang Haliana-Ilmiati Daud. Dua paslon merupakan pertarungan pilkada sebelumnya.

Pilkada sebelumnya, Arhawi berpasangan dengan Ilmiati Daud berhasil mengalahkan Haliana bersama pasangannya. Pada pilkada 2020 kemarin Haliana berpasangan dengan Ilmiati Daud berhasil mengalahkan Arhawi.

Paslon petahana Arhawi-Hardin Laomo meraih 29.901 suara atau presentase 48.4 persen, suara yang diraih paslon petahana ternyata tidak bisa mengantarkan untuk dua periode, meski sudah melayangkan gugatan di Mk. Karena paslon penantang Haliana-Ilmiati Daud berhasil mendapatkan suara terbanyak 31.937 dengan prsentase 51.6 persen.

Pilkada Kolaka Timur

Paslon Bupati Samsul Bahri-Andi Merya Nur berhasil mengalahkan petahana Tony Herbiansyah-Baharuddin Pilkada Koltim 2020 lalu.

Samsul Bahri-Andi Merya Nur berhasil menumbangkan rivalnya dengan memperoleh suara 38.150 atau presentase 52.6 persen. Sedangkan pasangan petahana Tony Herbiansyah-Baharuddin mengumpulkan suara 34.343 atau presentase 47.4 persen.

Sebelumnya, Tony Herbiansyah bersama Andi Merya Nur merupakan bupati dan wakil bupati Koltim. Keduanya berpisah untuk maju pilkada, Tony Herbiansyah lebih memilih Baharuddin untuk pasangannya, dan Andi Merya Nur lebih memilih mendampingi Samsul Bahri Madjid.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...