PDAM Baubau Berhasil Operasikan Sumber Mata Air yang Puluhan Tahun Mandek

Dirut PDAM Baubau Jemmy Hersandy saat turun langsung ke lokasi sumber mata air Lahelo.

Baubau, Inilahsultra.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Baubau terus memaksimalkan kinerja demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Saat ini, PDAM menurunkan alat berat ke lokasi mata air Lahelo di Kecamatan Sorawolio. Langkah ini untuk mengetahui penyebab mandeknya aliran air selama 10 tahun terakhir.

Dirut PDAM Baubau Jemmy Hersandy menuturkan, mata air Lahelo menyuplai air di zona satu di tiga kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Murhum, Betoambari, dan Batupoaro.

-Advertisement-

Dari hasil penelusuran, lanjut Jemmy, penyebab mandeknya sumber mata air tersebut karena jaringan pipa dari Intake (bangunan penampung air dari sungai) menuju Instalasi Pengelolaan Air (IPA) melewati tanah posisi menanjak kurang lebih 50 meter. Akibatnya air tak bisa mengalir sempurna.

“Alhamdulillah setelah kami gali, airnya langsung lancar. Insya Allah, hari ini atau besok sudah bisa disuplai ke IPA Baadia untuk dialirkan kepada masyarakat,” tutur Jemmy di ruang kerjanya, Selasa 23 Maret 2021.

Jika mata air Lahelo telah mengalir, kata dia, maka bisa dipastikan zona satu di tiga kecamatan tersebut akan dialiri air dua kali seminggu, bukan lagi dua minggu sekali.

“Karena sumber mata air Lahelo bisa mencapai 30 liter perdetik. Jika ditambah dengan sumber mata air Kali Balanga dengan debit air 40 liter perdetik, maka totalnya 70 liter perdetik dengan jumlah pelanggan 5000 lebih,” tandasnya.

Reporter: Muhammad Yasir

Facebook Comments