
Kendari, Inilahsultra.com – Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (Ka KSOP) Kelas II Kendari mendukung langkah pemerintah terkait larangan mudik lebaran tahun 2021.
Kami tetap mendukung kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan saat ini masih menunggu surat edaran dari Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra),” kata Kepala KSOP Kelas II Kendari, Abd. Rahman di kantornya, Selasa 4 Mei 2021.
Walaupun ada larangan mudik, kata dia, transportasi laut yang menjadi otoritas KSOP Kendari tetap beropeasi dan hanya melayani angkutan logistik, perjalanan dinas, keadaan darurat seperti layanan untuk orang sakit.
“Kalau angkutan laut masih tetap ada, tapi hanya memuat bahan logistik, dan khusus orang yang lagi sakit maupun dalam keadaan darurat lainnya,” ujarnya.
Untuk kesiapan kapal laut sendiri, lanjutnya, pihaknya menyiapkan 27 unit ditambah 2 unit kapal cadangan untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan penumpang, apabila mudik diperbolehkan.
“Kesiapan angkutan ada 29 kapal, yang kita siapkan terkait dengan sarana transportasi menuju antara Kabupaten di Sultra,” ujarnya.
Selain itu, KSOP akan bekerjasama dengan pihak KKP dalam mendirikan posko disetiap pelabuhan maupun pangkalan perahu untuk memaksimalkan pelayanan jelang lebaran.
Selain itu, KSOP Kendari juga melakukan kesiapan untuk pendirian posko, penerapan protokol kesehatan yang sudah ditugaskan masing-masing instansi.
“Kemudian selain armada (Kapal), tugas masing-masing instansi yang ada serta kesiapan posko dilapangan untuk pengawasan,” tutupnya.
Penulis : Haerun




