Program KOTAKU di Baubau Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Dimasa Pandemi

Yulia Widiarti.

Baubau, Inilahsultra.com – 17 kelurahan dari 43 kelurahan yang ada di Kota Baubau pada tahun 2021 ini menjadi sasaran program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Meliputi, Kelurahan Waborobo, Sulaa, Labalawa, Tampuna, Karya baru, Gonda Baru, Kaisabu Baru, Lanto, Wajo, Lamangga, Tanganapada, Liwuto, Sukanaeyo, Kadolo, Batarugu, Batulo, dan Bukit Wolio Indah (BWI).

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Baubau Yulia Widiarti menuturkan, program KOTAKU tahun ini difokuskan pada kegiatan peningkatan kualitas sarana dan prasarana kawasan permukiman kumuh. Dimana, masyarakat tetap sebagai pelaku kegiatan.

-Advertisement-

Kata dia, masyarakat di kelurahan setempat menjadi pelaku kegiatan bertujuan untuk meningkatkan ekonomi dimasa pandemi Covid-19 ini. Bagaimana tidak, dana program KOTAKU yang dikucurkan ini, 65 persen untuk upah kerja dan 35 persen untuk belanja bahan kegiatan.

“(Program ini) sangat mendukung pemulihan ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak Covid-19. Jadi pemerintah tidak kasih cuma-cuma, tapi dalam bentuk pemberdayaan,” tuturnya kepada sejumlah wartawan, Jumat 4 Juni 2021.

Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan, Aset dan Pendapatan Daerah (BPKAPD) Kota Baubau ini menambahkan, masing-masing kelurahan yang menjadi sasaran program KOTAKU mendapat dana sebesar Rp Rp 350 juta dengan total 17 kelurahan sebesar Rp 5,9 miliar lebih.

“Kegiatannya sementara berjalan karena anggarannya sudah di transfer langsung ke rekening masing-masing Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang sudah terbentuk di tiap kelurahan dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sebagai pelaksana kegiatan dilapangan,” tandasnya.

Reporter: Muhammad Yasir

Facebook Comments