
Batauga, Inilahsultra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan (Busel) terus berupaya melakukan percepatan, pencegahan dan penanggulangan stunting.
Teranyar, Dinas Kesehatan menggelar Orientasi Pembinaan Kader Pembangunan Manusia (KPM) di salah satu gedung di Batauga, Kamis 12 Agustus 2021.
Orientasi yang diikuti oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM), Puskesmas, Kades, Camat, dan OPD terkait secara resmi oleh Asisten III Setda Busel La Ode Harwanto mewakili Bupati Busel.
Dalam sambutannya, La Ode Harwanto menuturkan, pencegahan stunting merupakan investasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) dalam jangka panjang agar tidak menjadi beban Indonesia kedepannya.
Kuncinya, lanjut Harwanto, ada pada kesadaran masyarakat dan perubahan semua pihak harus ikut karena pemerintah tidak dapat berperan sendiri.
“Olehnya itu, KPM ini merupakan mitra pemerintah desa yang sangat diperlukan dalam melaksanakan pemantauan dan fasilitasi konvergensi pencegahan stunting,” tutur Harwanto.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, tambah Harwanto, angka stunting di Busel tahun 2020 berada pada angka 32 persen. Hal ini tergolong tinggi sehingga butuh kerjasama semua pihak dan salah satu ujung tombak dilapangan adalah KPM.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Busel La Ode Rusli mengatakan, upaya penurunan stunting di wilayah Busel sudah termasuk baik berdasarkan hasil evaluasi tahun 2020. Namun masih lemah di manajemen data, sehingga diharapkan ke depan bisa diperbaiki.
“Orientasi Pembinaan KPM merupakan kegiatan aksi 5 yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan KPM. Sehingga melalui kegiatan ini, kita berharap KPM di Desa dan seluruh Kepala Desa dan Camat bisa bekerja secara maksimal guna menekan angka stunting,” pungkas Rusli.
Reporter: Muhammad Yasir




