
Baubau, Inilahsultra.com– Pemerintahan Tampil Manis di Kota Baubau kini telah memasuki usia empat tahun. Berbagai keberhasilan pembangunan selama empat tahun tersebut, Baubau terus bangkit dan bergerak maju dari berbagai indikator pembangunan.
Keberhasilan pembangunan selama empat tahun tersebut di ekspos dalam momentum peringatan Hari Jadi Baubau ke-481 tahun dan HUT Kota Baubau ke-21 sebagai Daerah Otonom (Haroana Baubau). Ekpos keberhasilan empat tahun pembangunan Tampil Manis ini dipaparkan langsung oleh Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse, Kamis 13 Oktober 2022.

Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse memaparkan, dalam beberapa periode pemerintahan Baubau sebagai daerah otonom, disatukan oleh panduan yang jelas yakni rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) Kota Baubau 2005-2025 dan kepemimpinan Tampil Manis 2018-2023 berada pada periode lima tahunan keempat yang merupakan periode terakhir RPJPD Kota Baubau.
“Pada periode ini disamping mengemban visi jangka menengah ‘Mewujudkan Baubau yang Maju, Sejahtera dan Berbudaya tahun 2018-2023 yang diuraikan dalam misi Baubau Tampil (Tertib, Aman, Maju, Populer, Indah dan Lancar), pembangunan periode 2018-2023 ini juga diharapkan menjadi pamungkas bagi pencapaian visi jangka panjang 20 tahunan yakni Terwujudnya Kota Baubau sebagai Pusat Perdagangan dan Pelayanan Jasa yang Nyaman, Maju, Sejahtera dan berbudaya pada tahun 2025,” papar Monianse.

Hingga menjelang berakhir tahun keempat pemerintahan Tampil Manis, Monianse dengan bangga menyampaikan kepada masyarakat Kota Baubau bahwa apa yang telah ditetapkan dalam visi misi pemerintahan dan pembangunan yang selanjutnya dijabarkan dalam RPJMD telah berjalan pada arah yang benar. Walaupun ada sedikit adaptasi dan deviasi, namun secara subtansif tidak merubah orientasi yang sudah ditetapkan.
“Secara konsisten pembangunan Baubau selalu mengacu pada prinsip-prinsip yang menekan keseimbangan antara pertumbuhan, pemerataan dan keberlanjutan dimana pendekatannya merujuk pada empat pilar pembangunan kota Baubau yakni sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, ekonomi dan budaya. Sebagaimana tertuang secara berkesinambungan dalam tema pembangunan Kota Baubau selama empat tahun terakhir untuk kemudian dituntaskan pada tahun 2023 dengan tema sentral mewujudkan Baubau yang sejahtera,” tuturnya.
Kata dia, dalam spektrum yang lebih luas penyelenggaraan pembangunan ditujukan untuk pencapaian visi yang tertuang dalam RPJPD maupun RPJMD Kota Baubau sebagaimana baru saja diuraikan pencapaiannya hingga tahun keempat.
Lebih lanjut rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kota Baubau tahun 2022 memberikan amanat bahwa fokus pembangunan tahun ini ‘mewujudkan Baubau maju dan berbudaya’ yang mengarah pada ekonomi kerakyatan.
Artinya, kegiatan-kegiatan harus diarahkan pada pemulihan ekonomi dan penguatan kapasitas ekonomi daerah dalam menangani dampak resesi global utamanya bagi masyarakat berpendapatan rendah, serta bangkit dan majunya ekonomi dalam skala kecil dan menengah.
“Dalam kaitannya dengan itu, mulai tahun 2022 kita merekonstruksi model perayaan Hari Jadi Kota Baubau menjadi Haroana Baubau dengan format kegiatan pesta rakyat dengan topik Bangkit, Akomodatif, dan Kolaborasi (Taposaasaangu Tapohamba Hamba To Yi Malapeakana Lipu). Perayaan hari jadi ini makin menegaskan concern pemerintah Tampil Manis di tahun 2022 untuk membangun Baubau yang berbudaya,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini menambahkan, di era perkembangan teknologi yang semakin canggih, digitalisasi yang perlahan mulai mengubah pola dan budaya kerja dan harus mampu mulai diterapkan secara positif untuk menggalakkan pemerintahan berbasis e-government yang modern dan responsif.
Meskipun saat ini pelayanan publik berbasis digital di Kota Baubau masih jauh dari ideal, namun bukan berarti piahknya pesimis dan pasif. Pelan namun pasti, tiap instansi terus berbenah, mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki untuk mewujudkan pelayanan prima.
“Namun demikian, berbagai capaian dan keberhasilan tersebut masih perlu ditingkatkan kembali, dan sekaligus akan menjadi tantangan tersendiri bagi kita dalam menghadapi permasalahan yang lebih kompleks di masa yang akan datang. Terlebih berbagai capaian dan keberhasilan tersebut bukanlah merupakan tujuan utama, karena hasil akhir yang diharapkan adalah terwujudnya masyarakat Kota Baubau yang maju, sejahtera dan berbudaya,” tandasnya. (ADV)




