
Baubau, Inilahsultra.com– Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse menyebut daun kelor sebagai salah satu komoditas yang memicu terjadinya inflasi di negeri pemilik benteng terluas di dunia ini.
Menurut orang nomor satu di Kota Baubau ini, kelor sekarang ikut memberikan kontribusi inflasi karena orang Baubau menjual kelor nya ke pengepul yang kemudian dibawa ke Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Tanpa kita sadari yang memicu inflasi adalah daun kelor. Karena di NTT ada pabrik pengolahan daun kelor, dari pada dijadikan sayur disini, mending dibawa kesana (NTT),” tuturnya, Selasa 18 Oktober 2022.
Selain kelor, lanjut Monianse, beberapa komoditas lain seperti tomat, bawang dan cabe juga menjadi pemicu inflasi. Namun, Pemkot Baubau telah mengantisipasi dengan memanfaatkan lahan di Sorawolio dan Bungi untuk cabe dan tomat. Pada akhirnya tomat sekarang harganya sudah bisa tertahan.
“Telur juga menjadi masalah, karena ketergantungan kita pasokan dari luar. Tapi Alhamdulillah dengan adanya pasar murah bisa menekan kenaikan harga,” tandasnya.
Reporter: Muhammad Yasir




