
Buranga, Inilahsultra.com – Persatuan Pemuda Pemerhati Kabuaten Buton Utara (P3K-Butur) melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Butur dan DPRD, Senin 7 Agustus 2023.
Aksi unjuk rasa yang dilakukan P3K Butur ini merupakan bentuk protes atas pelaksanaan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang dianggap tidak transparan dan diduga menyisahkan sejumlah persoalan. Sehingga mereka meminta agar proses seleksi JPTP dibatalkan.
Selain itu, P3K Butur juga mengendus ada hal yang janggal dalam proses pelaksanaan seleksi. Pasalnya, salah satu panitia seleksi, Dr Muh. Najib Husain mengundurkan diri disaat proses seleksi sedang berjalan.
“Kami tau kredibilitas Najib Husain sebagai seorang dosen. Tidak mungkin akan mundur disaat proses seleksi sedang berjalan. Pasti ada sesuatu,” kata salah seorang Koordinator Lapangan P3K Butur, Julman Hijrah disela-sela aksi unjuk rasa.
Saat melakukan aksi unjuk rasa dan berorasi di depan Kantor Bupati Butur, P3K Butur ditemui Wakil Bupati Ahali. Namun mereka menolak berdialog dengan mantan pensiunan anggota Polri tersebut. Mereka meminta agar bisa berdialog langsung dengan Bupati Butur Ridwan Zakariah.
Tuntutan itu disahuti sehingga perwakilan P3K Butur bisa berdialog langsung dengan Bupati Butur Ridwan Zakariah meskipun secara tertutup dengan waktu yang singkat.
Menurut Julman, dari pertemuan dengan Bupati Butur Ridwan Zakariah, sejumlah data-data kejanggalan proses seleksi JPTP diajukan. Namun rupanya, Bupati Butur Ridwan Zakariah memiliki data yang lebih lengkap.
“Bupati Butur memiliki data yang lebih lengkap. Dari pertemuan tadi, Bupati Butur akan melakukan evaluasi setelah kembali dari Kendari. Kalau pada akhirnya proses seleksi berjalan tidak sesuai aturan, arah diskusi tadi maka akan dibatalkan,” ungkapnya.
Sementara, Bupati Butur Ridwan Zakariah usai berdiskusi dengan P3K Butur tidak banyak memberikan keterangan. Orang nomor satu di Butur itu menyatakan, akan mengevaluasi proses seleksi JPTP tersebut, apakah sudah berjalan sesuai aturan atau tidak.
“Nanti kita akan lihat setelah saya kembali. Saya mau ke Kendari dulu yah,” singkat mantan Sekda Buton ini.
Setelah bertemu dengan Ridwan Zakariah, P3K Butur kemudian melanjutkan aksinya di Gedung DPRD Butur. Disana, mereka hanya ditemui dua anggota DPRD Butur Mazlin dan Rahman.
Pada kesempatan itu, Mazlin berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pimpinan DPRD Butur untuk dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan panitia seleksi JPTP. (IS)




