
Ridwan Bae saat turun mengecek langsung jalan berlumpur di Morosi Kabupaten Konawe.
Kendari, Inilahsultra.com – Di bawah guyuran hujan, anggota Dewan Perwakilan Ridwan (DPR) RI Ridwan Bae mengunjungi lokasi jalan rusak di Desa Paku Jaya Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe, Jumat 11 Agustus 2017.
Ridwan sempat berjalan sekitar 30 kilometer ke dalam lokasi jalan yang berlumpur, ingin memastikan kondisi jalur transportasi yang menghubungkan Kendari dan Konawe Utara hingga Provinsi Sulawesi Tengah itu.
Ridwan menyebut, pemerintah dan pihak kontraktor harus segera mengambil solusi atas masalah lumpur yang menutup badan jalan Trans-Sulawesi itu.
“Suasana di sini, diperlukan suatu kebersamaan pikiran dan tindakan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten agar masalah ini cepat terselesaikan,” ungkap Ridwan saat memantau langsung kondisi jalan yang sangat memprihatinkan itu.
Ridwan mengaku ingin melihat langsung kondisi jalan yang dikabarkan melalui media sosial bahwa semua kendaraan terjebak dalam lumpur setinggi paha orang dewasa.
Dia berharap, pemerintah termasuk kontraktor jalan untuk segera menuntaskan pembangunan jalan dimaksud hingga Desember nanti.
“Penyelesaian masalah fisiknya itu sendiri termasuk persiapan program kerja,” paparnya.
Menurut dia, masalah pembangunan jalan di Morosi ini cukup kompleks. Mulai dari tingginya curah hujan yang menghambat pengerjaan jalan hingga belum adanya ganti rugi lahan oleh pemerintah kepada masyarakat.
“Oleh karena itu pemerintah harus segera berkoordinasi, mulai dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Kalau bisa, nanti kabupaten dan provinsi yang selesaikan ganti ruginya dan pengerjaannya dilaksanakan oleh pemerintah pusat,” sarannya.
Ridwan tidak bisa membayangkan masalah seperti ini akan terjadi berbulan-bulan. Bisa saja, masyarakat Konut akan terisolir karena akses ke sana terhambat oleh akses jalan yang rusak.
“Mudah-mudahan Menteri PU segera ambil langkah konkrit agar masyarakat Konawe dan Konut tidak lagi kesulitan soal jalan ini. Kita tidak bisa bayangkan kalau hal ini berbulan-bulan. Desember harus selesai,” tekannya.
Di tengah guyuran hujan yang lebat, Ridwan Bae bersama rombongan mengunjungi Kabupaten Konawe untuk menggelar reses.
Dia sempat mengecek langsung lokasi terjebaknya puluhan kendaraan yang hendak ke Kendari atau ke Konut.
Untuk bisa lewat, puluhan kendaraan harus ditarik dengan mobil tronton.
Beberapa sopir mobil mengaku telah beberapa hari bermalam di lokasi karena menunggu antrean untuk bisa menyeberang lumpur.
Penulis : La Ode Pandi Sartiman




