Peran Teguh Setyabudi di Balik Suksesnya Pilgub Sultra Hingga Dilantiknya AMAN

Kepala BPSDM Kemendagri Teguh Setyabudi bersama Gubernur Sultra Ali Mazi di Istana Negara

Kendari, Inilahsultra.com – Mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara, Teguh Setyabudi tak bisa menyembunyikan perasaan legah usai menyaksikan secara langsung proses pelantikan pasangan Ali Mazi- Lukman Abunawas di Istana Negara, Rabu 5 September 2018.

Momen ini menjadi klimaks manis bagi Teguh. Ia berhasil menyelesaikan tugas utamanya selaku Pj Gubernur Sultra. Salah satunya menjamin suksesnya penyelenggaraan Pilkada serentak hingga dilantikanya kepala daerah definitif di Bumi Anoa tanpa riak berarti.

“Saya plong. Tentu saja bersyukur bisa menyelesaikan amanah penting ini sebagai Penjabat Gubernur Sultra selesai. Gubernur defenitif sudah terpilih dan dilantik hari ini,” ungkap Teguh.

-Advertisement-

Estafet pemerintahan Sultra, kini resmi berada di tangan duet berakronim AMAN. Bagi Teguh ini adalah pencapaian luar biasa.

Sebab, Pilkada serentak di Sultra diprediksi tidak kondusif. Kata Teguh, Sultra masuk dalam zona merah daftar provinsi yang rawan konflik selang penyelenggaraan Pilkada Serentak. Banyak yang pesimis dirinya mampu menjaga kondusifitas selama suksesi pesta demokrasi tersebut.

“Dipandang sebagai zona merah. Alhamdulilah keyakinan itu tidak benar. Masyarakat Sultra sudah punya Gubernur dan Wakil Gubernur pilihannya yang defenitif. Semoga AMAN bisa mengemban amanah hingga lima tahun ke depan,” ungkap Teguh.

Dengan dilantiknya AMAN, praktis Teguh kembali aktif melaksanakan tugas sehari-hari sebagai Kepala BPSDM di Kemendagri.

Ia berharap meski tak lagi berada di Sultra, komunikasi tetap terjalin intens baik oleh Ali Mazi- Lukman Abunawas maupun masyarakat Sultra.

Bagaimanapun, lanjut Teguh, Provinsi Sultra telah menjadi bagian manis memori perjalanan karir dirinya. Selama hampir 7 bulan memimpin lembaga eksekutif di Sultra, Teguh merasa ada ikatan kebatinan dan emosional dengan masyarakat Sultra yang sulit dilepas.

“Teman-teman kalau ke Jakarta berkabar ya. Saya kembali ke Mendagri. Silahturahmi tetap dijaga. Saya dan Ali Mazi maupun Pak Lukman komunikasi baik. Ikatan batin dengan Sultra tentu ada, harus tetap dijaga. Saya dari hati berharap demikian,” tutup Teguh.

Penulis : Sitti Marlina
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments