
Buranga, Inilahsultra.com– Pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan pengawas Lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Buton Utara (Butur) oleh Bupati Butur Abu Hasan, Senin 22 April 2019 di Aula Bappeda setempat, mendapat protes dari sekelompok masyarakat.
Melalui koordinator lapangan aksi, Ridwan Bonto mengatakan, kalau mutasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah sarat dengan politik. Dimana, perombakan kabinet tersebut dinilai imbas dari Pemilu yang baru saja selesai digelar.
“Bedasarkan isu, pemerintah telah melakukan perombakan sehingga respon dari masyarakat menganggap bupati arogan mengingat pemilu baru saja berlansung 3 hari, yang lalu” kata Ridwan Bonto.
Menanggapi tudingan itu, Abu Hasan ketika menemui para pengunjuk rasa membantah kalau mutasi yang dilakukannya sarat dengan kepentingan politik.
“Mutasi pejabat yang saya lakukan semata mata untuk kebutuhan organisasi bukan untuk membinasakan orang lain, dan sama sekali tidak ada tendeksi politik sedikitpun,” tegasnya.
Terkait pelantikan, tambah mantan Karo Humas Pemprov Sultra ini memang dilakukan secara cepat.
“Saya beberapa hari yang lalu dapat surat dari KPK, perihal pengadaan Kabupaten Buton Utara masi nol angkanya. Maka kalau saya tidak melantik Pejabat eselon akan nol hasilnya di mata KPK,” tegasnya.
Usai mendengarkan tanggapan dari bupati, massa aksi langsung membubarkan diri dengan tertib.
Sebagaimana data yang diperoleh Inilahsultra.com, sebanyak 142 orang yang dilantik terdiri dari eselon II sebanyak 8 orang, eselon III berjumlah 25 orang dan eselon IV sebanyak 109 orang.
Untuk eselon IIb, OPD yang dimutasi yakni :
Kepala Dinas Pendidikan sebelumnya dijabat Agus Pria Budiana, dilantik menjadi Kepala KesbangPol.
Kepala Dinas Koperasi La Hidi menjadi Kepala Dinas Pendidikan.
Kepala Dinas Pertanian Yusuf dilantik menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan menggantikan Sahrun Akri. Sementara Sahrun Akri menduduki Kepala Dinas Pertanian.
Kepala Dinas Transmigrasi Abdul Salam dilantik menjadi Kepala Dinas Koperasi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tayeb dimutasi di Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Butur, digantikan Alifuddin Zuhri.
Kepala Dinas Perhubungan Muh Hanafi dimutasi sebagai Staf Ahli Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Butur.
Editor : Aso




