10 Catatan DPRD terkait LKPJ Wali Kota Kendari 2018 yang Tak Terealisasi

Penyerahan LKPJ Pemkot Kendari Tahun 2018

Kendari, Inilahsultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menggelar rapat paripurna penyampaian rekomendasi DPRD Kota Kendari berupa catatan strategis tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Kendari tahun 2018.

Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Kendari Samsuddin Rahim, didampingi Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, serta anggota DPRD Kota Kendari dan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Kendari di ruang rapat paripurna DPRD, Selasa 7 Mei 2019.

Dalam paripurna tersebut ketua maupun anggota DPRD Kota Kendari memberikan catatan realisasi kegiatan di bawah 90 persen yang dilaksanakan oleh Pemkot Kendari pada 2018.

-Advertisement-

Ketua Pansus Muhammad Ali mengatakan, banyak catatan penting dalam LKPJ Wali Kota Kendari. Di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Kendari memiliki catatan realiasi program di bawah 90 persen

Salah satunya ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kendari. Di dinas ini, terdapat 10 jenis program kegiatan capaian realisasi di bawah 90 persen.

Yakni, program pembangunan jalan dan jembatan, program saluran drainase atau gorong-gorong, program pembangunan turap, tarup dan bronjong, program peningkatan sarana dan prasarana aparatur, program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur, program sarana dan prasarana kebinamargaan, program pengembangan dan pengelolaan air baku, program pengembangan kinerja air minum dan air limbah, program penataan lingkungan dan pemukiman, dan terakhir program pengendalian dan pemanfaatan ruang.

Untuk program drainase, sebut Ali, diganti menjadi program kanalisasi yang diutamakan di wilayah tertentu yang selama menjadi kantong-kantong banjir.

Pansus juga merekomendasikan agar kali yang ada di Kota Kendari l dilebarkan di samping. Kemudian, dilakukan pengurukan terhadap sedimentasi dan sampah yang ada di dalamnya.

Termasuk juga pemeliharaan jalan protokol maupun yang bukan agar dilakukan dengan cepat dan tepat waktu.

“Jika tidak, maka ini akan semakin parah dan dapat mengakibatkan kecelakaan bagi pengendara. Kiranya persoalan ini menjadi perhatian penting agar di tahun-tahun berikutnya tidak terjadi lagi,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengaku, akan menindaklanjuti catatan tersebut sebagai bentuk penyempurnaan langkah-langkah selanjutnya.

“Saya kira masukan tadi positif dan konstruktif, DPRD juga melaksanakan tugasnya dengan baik dan kami juga selaku pihak eksekutif berusaha akan menindaklanjuti apa yang direkomendasikan,” katanya.

Rekomendasi terkait pelebaran jalan, perbaikan drainase dan lainnya, Sulkarnain mengatakan, saat ini sebagian sudah, sedang dan akan dilakukan. Tapi masih ada beberapa ruas jalan tergenang air yang berpotensi banjir.

“Ini kami terus antisipasi, makanya kita minta partisipasi masyarakar agar bersama-sama bekerja untuk pekentingan dan kemajuan Kota Kendari,” harapnya.

“Mari kita rawat lingkungan kita, drainase yang ada di dekat rumah jangan menunggu petugas (untuk dibersihkan), apalagi saat ini sudah masuk musim hujan harusnya dibersihkan sendiri atau dengan gotong royong,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Facebook Comments