Demo Penolakan Revisi UU KPK dan KUHP, Lima Pendemo Terluka

Salah seorang pendemo terluka tengah mendapat perawatan medis.

Kendari, Inilahsultra.com – Aksi penolakan revisi UU KPK dan KUHP di depan Gedung Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berujung bentrok. Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam aksi unjuk rasa terlibat bentrok dengan polisi.

Lima dikabarkan mengalami luka dan masih sadarkan diri. Saat ini, lima yang terluka masih diobati dan diperban oleh anggota Palang Merah Indonesia (PMI) dari Universitas Halu Oleo.

Korban rata rata laki-laki, kelima pendemo mengalami luka robek pada kaki, kening, tangan, kaki hingga kepala bocor.

-Advertisement-

Kepada Inilahsultea.com, salah satu korban bernama, Ra (21) mengatakan, saat aksi tadi berada paling depan. Polisi melayangkan tembakan gas air mata, meledak tepat didepannya.

“Gas air mata meledak didepan saya dan saya tidak tau kepala saya berdarah. Nanti teman saya yang beritahu kepala saya berdarah,” ucapnya saat ditemui dibelakang pagar MTQ.

Pantauan media ini, Ra saat ditemui di posko Palang Merah Indonesia (PMI) dari Universitas Halu Oleo kepala sebelah kanan masih diperban.

Hingga saat ini, massa aksi masih bertahan disimpang empat MTQ. Polisi masih terdengar memberikan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa aksi.

Penulis : Onno

Facebook Comments