
Hamiruddin Udu
Kendari, Inilahsultra.com- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meragukan kemampuan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bombana. Untuk itu, mereka merekomendasikan KPU Sultra melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) TPS 1 Lamoare Kecamatan Poleang Tenggara Kabupaten Bombana.
Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu mengatakan, banyak pelanggaran yang ditemukan pada saat pelaksanaan PSU tujuh TPS di Bombana, termasuk di TPS 1 Lamoare.
“Logistik pemilu yang akan didistribusi nanti sekitar pukul 08.45 Wita baru tiba di TPS. PPK baru sortir pada paginya. Harusnya sudah dilakukan di KPU Kabupaten, makanya empat TPS di sana terlambat distribusinya,” kata Hamiruddin Udu, Jumat 9 Juni 2017.
Kedua, lanjut Hamiruddin, di TPS 1 Lamoare, selain terlambat distribusi logistiknya, KPPS tidak mau laksanakan pemungutan suara walaupun sudah disumpah.
“Alasannya, karena saksi salah satu paslon tidak hadir. Teman teman Panwas sudah menyampaikan kalau tidak ada saksi paslon maka bisa diundur 1×15 menit. Meski sudah diundur tidak mau juga lakukan pemilihan, “jelasnya.
Baca juga : https://inilahsultra.com/2017/06/08/dkpp-beri-sanksi-peringatan-keras-anggota-kpu-bombana-kasjumriati-kadir/
Pada saat itu, sebut Hamiruddin, ada PPS, PPK dan komisioner KPU Bombana. Hanya saja, mereka tidak bisa ambil tindakan apa-apa.
“Panwas sudah ingatkan masalah itu harus diambil alih. Namun tidak dilakukan juga. Makanya Panwas membuatkan kajian masalah ini. Karena ada persoalan tersebut di sana ada dugaan pidana menghalang halangi proses pungut hitung dan kedua di sana ada dugaan pelanggaran kode etik, “tegasnya.
Dengan demikian, Bawaslu Sultra mengambil kesimpulan bahwa, penyelenggara ditingkat kabupaten gagal.
“Makanya kita rekomendasi ke KPU Sultra untuk ambil alih pelaksanaan pemilihan. Dasarnya karena KPU Bombana dianggap gagal. Mestinya cepat bergerak dan harusnya ganti itu KPPS,” tegasnya.
Baca juga : https://inilahsultra.com/2017/06/08/psu-1-tps-di-bombana-digelar-10-juni-kpps-diganti/
Sementara itu, Ketua KPU Sultra Hidayatullah mengaku, rekomendasi Bawaslu akan diterima namun sulit untuk diproses karena pelaksanaan PSU di TPS 1 Lamoare akan digelar 10 Juni 2017.
“Besok kita sudah laksanakan. Jadi rekomendasi ini tetap kami terima,” tuturnya.
Reporter : La Ode Pandi Sartiman
Editor : Rido




