
Kendari, Inilahsultra.com – Beredar video di media sosial terkait terjadinya keributan atau bentrokan di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kelurahan Sodohoa, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari. Hal itu membuat warga panik.
Kapolres Kendari AKBP Didik Erfianto mengimbau kepada masyarakat Kota Kendari dan juga seluruh masyarakat Sultra, agar tidak terprovokasi dengan adanya hoax yang beredar di media sosial.
“Kami harap warga masyarakat Kota Kendari dan Sulawesi Tenggara agar jangan terprovokasi atas hoax-hoax yang beredar di media sosial mulai kemarin malam sampai tadi pagi,” katanya.
Ia juga meminta agar masyarakat bijak dalam bermedia sosial, dengan selalu memfilter semua informasi yang beredar.
Pihaknya mengaku, akan mempertemukan antara kedua belah pihak untuk dilakukan mediasi. Supaya kedua belah pihak sama-sama ketemu untuk menyelesaikan masalah.
“Secepatnya akan kita mediasi hari ini, Saat ini kami juga menurunkan pengamanan, untuk mengantisipasi, jangan sampai masih ada yang terprovokasi, dan jika ada, akan kami tahan dengan melakukan penyekatan di sekitar Kendari Beach,” pungkasnya.
Berdasarkan pantauan media ini di lapangan, di sekitaran pasar TPI Sodohoa terlihat kondusif dan beberapa kendaraan dan masyarakat melintas, sedangkan bagian Kendari Beach terlihat satu unit watercanon disiagakan dan Pasukan Anti Hura Hara berkendara motor disiagakan bersenjata lengkap dipimpin langsung oleh Kapolres Kendari.
Reporter: Iqra Yudha




