Raha, Inilahsultra.com- Nurbaya (47) ibunda almarhum La Ode Fitrah alias Toto mahasiswa Universitas Haluoleo (UHO) Kendari yang meninggal dunia saat melakukan pendakian gunung Mekongga Kabupaten Kolaka Utara tak bisa menahan rasa sedihnya. Nurbaya pingsan saat melihat anaknya terbungkus rapi dalam peti jenazah.
Tangisan keluarga maupun masyarakat tak terbendung saat melihat mobil ambulance bernopol DT 7233 D tiba di rumah duka pada pukul 08.25 wita, Jalan La Ode Pulu Kelurahan Laende Kecamatan Katobu Kabupaten Muna, Kamis (16/3/2017).
Jenazah Toto tiba di Pelabuhan Feri Tampo, Kabupaten Muna pada pukul 07.15 Wita. Jenazah korban dijemput Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muna melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) yang beranggotakan tujuh orang dan tim reaksi cepat (TRC) 11 orang.
Kepala BPBD Kabupaten Muna, Ikbar Rifai saat melakukan penjemputan jenazah mengatakan, keluarga korban terpukul mendengar korban meninggal dunia dalam pendakian gunung Mekongga.
“Kita berharap kejadian ini tidak terulang kembali,” ujar Dodi sapaan akrabnya.
Sementara Haerul Anami (44), keluarga korban mengatakan, Toto dikenal sebagai anak yang ramah lingkungan, terlebih suka menolong.
Toto merupakan anak ketiga dari tujuh bersaudara, anak pasangan suami istri La Ode Taufik dan Nurbaya.
“Orangnya mandiri biaya kuliahpun tidak dibebankan pada orang tuanya, biasa dia kerja bangunan untuk memenuhi kebutuhan kuliah,” kata Haerul.
Reporter: Iman
Editor: Rido




