
Kendari, Inilahsultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra akan melakukan perombakan alat kelengkapan dewan April 2017 mendatang.
Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh mengaku, perombakan ini sudah diatur dalam tata tertib. Setiap 2,5 tahun, struktur alat kelengkapan dirombak berdasarkan usulan masing-masing fraksi.
“Kita ingin mengevaluasi seberapa besar kerja komisi dan badan. DPRD ini gelombang dari berbagai parpol,” ungkapnya, Senin 27 Maret 2017.
Evaluasi yang diusulkan fraksi masing-masing, bertujuan untuk mengukur kapasitas kader fraksi dalam menggerakkan roda organisasi baik di komisi maupun badan.
Khusus PAN, sebut Rahman, masih tetap dudukan kadernya di Komisi III. Namun, sebelum itu akan dibicarakan dengan fraksi lainnya.

“Jangan terkesan jadi perebutan. Memang ketika dipilih berdasarkan dapil tapi pada saat duduk, adalah wakil rakyat Sultra yang memperjuangkan kemaslahatan masyarakat Sultra berdasarkan di komisi masing-masing,” katanya.
Semua partai menginginkan jabatan di komisi maupun badan. Namun, ia memperkirakan, bagi yang sudah menjabat dimungkinkan untuk diganti.
“Mungkin yang sudah jabat ketua sudah tidak lagi. Nanti akan ada pembicaraan terbuka dan lobi ideal,” katanya.
Di DPRD Sultra terdapat tujuh fraksi yakni, Fraksi PAN Kebangkitan dan Pembangunan (gabungan PAN, PKB dan PPP), Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat, Fraksi PDIP, Fraksi PKS, Fraksi Gerindra dan Fraksi Restorasi Nurani (NasDem dan Hanura).
Sedangkan alat kelengkapan dewan berjumlah enam yang diisi oleh masing-masing fraksi.
“Semua dapat jabatan, distribusi ini secara proporsional,” pungkasnya.
Reporter: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Rido




