
Polisi masih menelusuri penyebab kebakaran Kantor Wali Kota Kendari.
Kendari, Inilahsultra.com – Sekitar 90 persen berkas penting di dua ruangan, Bagian Keuangan Sekretariat Daerah dan Bagian Umum ludes terbakar.
Sekretaris Daerah Kota Kendari Alamsyah Lotunani menjelaskan, seluruh administrasi di dua ruangan termasuk ruangan Asisten II ludes terbakar.
“Hanya beberapa yang diselamatkan. Khusus administrasi organisasi dan perjalanan di sekretariat,” ungkap Alamsyah, Senin, 12 Juni 2017.
Dua ruangan yang terbakar ini tak jauh dengan ruang Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kendari yang menjadi pusat keuangan pemerintah. Untungnya, api tidak sampai merembes kesitu.
Berkas penting yang terbakar itu, khususnya bukti perjalanan masih bisa ditelusuri. Khusus perjalanan dinas yang belum dibayarkan, administrasinya dipastikan masih ada.
“Tinggal ditelusuri saja. Faktanya memang orang sudah jalan. Pasti ada dokumenya itu. Kecuali tidak ada kebakaran pasti dibuat-buat hilang. Ini kan hilang karena kebakaran,” paparnya.
Begitu pula berkas kontrak kerja yang sudah ditandatangani masih bisa diadakan lagi melalui pembuatan ulang kontraknya.
“Sudah dilaporkan secara resmi ke Kepolisian. Sekarang lagi diselidiki oleh tim labfor (laboratorium forensik). Yang paling parah terbakar itu bagian umum dan keuangan. Sekitar 90 persen berkas terbakar,” pungkasnya.
Peristiwa kebakaran ini diperkirakan sekira pukul 04.00 Wita pada saat sahur. Hingga kini, Labfor Makassar sementara melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara.
Reporter: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Herianto




