
Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Dr Sarifudin Nur, dan Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Menyampaikan Persiapan PKPI.
Kendari, Inilahsultra.com – Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sultra ditargetkan untuk bisa berkompetisi di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Setiap DPRD kabupaten atau kota diharapkan minimal ada satu kursi milik PKPI.
Ketua Dewan Pimpinan Negara (DPN) PKPI Dr Sarifudin Nur SH MH mengatakan, dirinya mempercayakan Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI Sultra Wa Ode Hasniawati untuk memenuhi target tersebut.
“Kalau ibu Hasniawati menargetkan satu, saya bisa targerkan minimum ada dua atau tiga anggota DPRD di kabupaten. Karena di daerah ini kita cukup kuat,” katanya di sela acara rapat koordinasi PKPI di SwissBelhotel Kendari, Rabu 16 Agustus 2017.
Untuk memenuhi target itu, PKPI mulai menata kepengurusan karena dalam waktu dekat ini verifikasi partai politik akan mulai dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Rapat koordinasi yang dilaksanakan Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI Sultra ini dihadiri oleh Dewan Pimpinan Negara (DPN) dan Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK).
“Rakor ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan pengurus di daerah dalam menghadapi pemilu,” jelasnya.
Menurut dia, setiap daerah memiliki kekurangan dan kelebihan, untuk itu PKPI akan terus melakukan pembenahan di internalnya.
“Hari ini ketua yang hadir dari kabupaten atau kota tidak seluruhnya, karena mereka belum paham tentang isu dualisme di PKPI,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPP PKPI Sultra Wa Ode Hasniwati mengatakan, rapat ini untuk mengukur kinerja pengurus di kabupaten atau kota dalam menghadapi verifikasi untuk menghadapi pemilihan 2019.
“Untuk memgetahui persiapan mereka, apakah semua siap dalam memperjuangkan dan membesarkan PKPI ini,” jelasnya.
Hasniwati mengaku, rapat kordinasi ini dibagi dua zona. Yakni, zona kepulauan yang sebelumnya sudah dilaksanakan di Buton, Buton Selatan, Kota Baubau dan Buton Tengah.
“Sekarang dilaksnakan kegiatan di daratan, Konawe, Konawe Selatan dan Kolaka. Karena ini bertepatan dengan 17 Agustus maka sebagian besar mereka ketua DPK ini anggota DPRD bertepatan dengan malam kenegaraan,” jelasnya.
PKPI, sebut dia, telah terbentuk di 17 kabupaten atau kota. Karena adanya isu dualisme, sehingga mereka tidak bekerja dengan baik.
“Kita akan usahakan meyakinkan mereka, agar bisa bekerja lebih baik lagi,” harapnya.
Penulis : Haerun
Editor : La Ode Pandi Sartiman




