
Sebanyak 51 Panwas se-Sultra mengikuti bimbingan teknis di Same Hotel Kendari, Minggu, 27 Agustus 2017.
Kendari, Inilahsultra.com – Usai dilantik, Sabtu 26 Agustus 2017, sebanyak 51 anggota panitia pengawas pemilihan kepala daerah (Panwas) se-Sultra, dibekali pengetahuan terkait kepemiluan, Minggu, 27 Agustus 2017, di Same Hotel Kendari.
Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu mengaku, dari 51 anggota Panwas, ada beberapa di antaranya adalah mantan anggota panwas. Namun didominasi oleh wajah baru.
Untuk itu, agar ada keseragaman pengetahuan seluruh anggota Panwas, pihaknya menggelar bimbingan teknis.
“Sejak awal setelah dilantik maka kita ingin memberikan pengetahuan awal agar satu kali star, memiliki pengetahuan yang sama kembali di daerah masing-masing,” ungkap Hamiruddin.
Panwas, lanjut dia, harus memiliki pengetahuan di atas rata-rata terkait kepemiluan. “Kita berikan pengetahuan bagaimana berpanwas, bagaimana tangani pelanggaran,” jelasnya.
Menurut dia, profesional Panwas dianggap sangat penting sebagai wasit pelaksanaan pesta demokrasi.
“Penting sekali karena dengan perubahan peraturan maka dituntut profesional Panwas dan mereka harus lebih terbuka lagi. Semua keputusan harus dipertanggungjawabkan,” katanya.
Beberapa poin yang harus dipahami oleh Panwas jelang Pilkada 2018 ini adalah teknik pengawasan pemilu dan tata kelola kelembagaan.
Kedua, harus mampu berkoordinasi dengan pihak mana saja yang dianggap memiliki posisi yang berhubungan dengan Pilkada.
“Ketiga, kita sampaikan teknik penanganan pelanggaran. Kami juga meminta mereka untuk membaca dan memahami regulasi.”
“Bawaslu RI telah sampaikan untuk jangan takut melaksanakan tugas. Bawaslu RI menyiapkan bantuan hukum bila ada keputusan panwas yang disoroti publik,” pungkasnya.
Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor : Jumaddin Arif




