Proyek Penimbunan TPU Dialihkan, Ketua BPD Moko Buteng Tuding Ada Pihak yang ‘Bermain’

SMAN 2 Lakudo.


Labungkari, Inilahsultra.com – Proyek penimbunan Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang disepakati Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) dan Pemerintah Moko saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) dialihkan ke penimbunan halaman SMAN 2 Lakudo.

Anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) Moko Samsuri mengatakan, pengalihan itu tanpa ada pemberitahuan kepada masyarakat. Padahal berdasarkan kesepakatan hasil musrembang penimbunan tersebut di gelontorkan untuk TPU desa.

-Advertisement-

“Itu anggarannya dari APBD Buteng 2017. Anggarannya itu berkisar Rp 200 juta,” ujar Samsuri.

Samsuri menegaskan, pihaknya tidak mempersoalkan pengalihan anggaran itu. Asalkan pengalihan itu tetap dalam wilayah Desa Moko, bukan dialihkan ke penimbunan SMAN 2 Lakudo. Pasalnya, saat ini pengelolaan SMA dan SMK sudah menjadi kewenangan provinsi.

Samsuri menduga, ada pihak yang ‘bermain’ dalam proyek penimbunan itu. Pasalnya, hanya satu hari papan proyek dipasang dan menghilang. Makanya masyarakat saat ini bertanya-tanya.

“Kita berharap penimbunan itu dikembalikan ke TPU, jangan sampai masyarakat melakukan aksi terkait hal itu,” tutupnya.

Sementara Kepala Bidang Perencanaan Dinas PU Buteng Aminuddin mengaku tidak mengetahui persis soal penimbunan sekolah tersebut.

“Yang kita tahu itu penimbunan sarana publik jadi termasuk sekolah juga sarana publik. Di DPA tidak katakan penimbunan TPU,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena kegiatan penimbunan sudah selesai. Masalah kelayakan seharusnya pihak konsultan melaoporkan ke Dinas PU.

“Kalau kita mau katakan layak dengan tidak, kita tidak bisa berbuat banyak tidak mungkin kita mau rubah DPA-nya,” jelasnya.

Saat ini Dinas PU Buteng berharap agar masyarakat Desa Moko tidak berbuat macam-macam.

“Kita sudah anggarkan juga dalam APBD-P untuk penimbunan di TPU. Jadi bersabar saja kita akan lakukan di perubahan,” pungkasnya.

Reporter: Ari
Editor: Din

Facebook Comments