
Sanuddin
Raha, Inilahsultra.com – Kesadaran msyarakat Kabupaten Muna menciptakan lingkungan bersih belum nampak. Salah satu contoh membuang sampah pada tempatnya dan sesuai waktu belum berjalan maksimal.
Plt Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Muna Sanuddin mengatakan, meski kondisi masyarakat seperti itu, pihaknya terus berupaya agar Kabupaten Muna bisa meraih penghargaan Adipura.
“Kami (BLH) harapkan kerja sama seluruh stakeholder, terlebih kesadaran masyarakat sendiri,” katanya saat ditemui di ruang kerjannya, Senin, 11 September 2017.
Menurut dia, meski armada pengangkut sampah hanya 7 unit, kondisi itu akan tetap dimaksimalkan. Sehingga bisa tercipta lingkungan kota yang bersih.
“Lokasi TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Desa Lakaoduma dengan jarak 13 KM dari Kota Raha akan terus dimaksimalkan dalam mengangkut sampah,” jelasnya.
Sanuddin menjelaskan, ada kebiasaan masyarakat yang perlu diperbaiki. Pasalnya, kebiasaan membuang sampah tidak pada tempatnya dan tidak sesuai jadwal membuat banyak sampah berserakan.
“Setelah dibersihkan TPS-nya (Tempat Pembuangan Sementara) tidak boleh ada lagi aktifitas pembuangan sampah,” tuturnya.
Menurut Sanuddin, salah satu titik yang paling menonjol adalah Pasar Laino. Persoalan di lokasi ini cukup kompleks karena tata kelola tempat pembuangan sampah. Tidak boleh membangun di trotoar.
“Akan didesain, tidak ada ruang pembuangan sampah di trotoar. Kemungkinan setelah pasar modern kelar tidak diadakan trotoar sehingga masyarakat tidak sembarang membuang sampah,” paparnya.
Bukan hanya itu, masyarakat juga harus bisa membedakan mana sampah rumah tangga dan sampah kebun.
“Karena kunci penghargaan Adipura adalah masyarakat sadar soal tata kelola sampah,” urainya.
Reporter: Iman
Editor: Herianto




