10 Tahun Pimpin Kota Kendari, Asrun Pamit

Wali Kota Kendari Asrun saat bersilaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Puuwatu, Senin, 11 September 2017.


Kendari, Inilahsultra.com – Wali Kota Kendari Asrun pamit kepada masyarakat Kecamatan Puuwatu, Senin, 11 September 2017. Asrun menyampaikan hal itu saat menggelar rapat koordinasi di kantor camat.

Dalam sambutannya, Asrun menegaskan, akan mengakhiri masa jabatan kurang lebih satu bulan lagi.

-Advertisement-

“Sebetulnya kedatangan saya disini pada intinya adalah saya datang pamit, setelah kita bersama-sama selama 10 tahun terakhir ini, dan saya akan mengakhiri masa jabatan saya kurang lebih satu bulan lagi,” kata Wali Kota Kendari dua periode ini.

Menurut Asrun, pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Kendari dan masyarakat kini sudah dirasakan manfaatnya.

“Saya ingin mengatakan bahwa, kita bisa membandingkan 10 tahun Kota Kendari dari dulu sampai saat ini, saya kira itulah cerminan yang dilakukan bersama di kota ini,” tuturnya.

Meski begitu, Asrun menyadari masih banyak hal yang belum diselesaikan. Namun, yang sudah diselesaikan sudah bisa dirasakan manfaatnya.

“Dalam kesempatan ini saya menyampaikan permohonan maaf yang setinggi-tingginya. Tetapi dibenak saya, selama memerintah didalam pribadi saya sudah merasa puas. Apa yang menjadi mimpi saya, dan saya rasa hari ini cukup terwujud,” paparnya.

Asrun menyadari, masih banyak pihak yang menilai program pembangunan belum selesai. Namun cukup banyak juga yang sudah dilakukan. Beberapa program yang kini mulai dirasakan antara lain, soal kebersihan kota.

Dulu, Kota Kendari relatif terbelakang dari segi kebersihan. Buktinya, saat menjabat wali kota tahun 2007, Kota Kendari menempati posisi ke 56 dari 60 kota yang dinilai kebersihannya. Namun dalam tahun pertama, Kota Kendari sudah bisa meraih piala Adipura.

“Ini merupakan perjuang bersama masyarakat,” terangnya.

“Saking bersihnya Kota Kendari ini, kita bisa pertahankan Piala Adipura, bahkan 3 tahun yang lalu kita pernah meraih Adipura Kencana,” tambahnya.

Bukan hanya itu, Asrun membeberkan, Kecamatan Puuwatu merupakan satu-satunya kecamatan yang memiliki tempat pembuangan sampah paling bagus di Indonesia dan bahkan Asia Tenggara.

“Sampai sekarang belum ada yang mengalahkan, karena kita punya TPA ini sangat terurus, dan sekarang sudah menjadi tempat wisata semua orang,” katanya.

Selain itu, insfrastruktur jalan juga tidak luput dari perhatian pemerintah. Semua itu merupakan buah kerja sama dengan masyarakat.

“Hampir semua jalan biar dari gang-gang kecil sudah saya sentuh dengan aspal,” jelasnya.

Reporter: Haerun
Editor: Din

Facebook Comments