Busel Cocok sebagai Pusat Pengembangan Kelautan dan Perikanan

Saleh Lasata


Kendari, Inilahsultra.com – Plt Gubernur Sultra Saleh Lasata menyampaikan pembangunan perikanan di Sultra lebih diarahkan pada pengembangan pada kawasan berbasis komunitas ungulan. Pengembangan itu harus terintegrasi dari hulu hingga hilir sehingga memudahkan proses investasi.

Tentunya, hal itu sesuai instruksi Presiden RI Nomor 7 dan keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 51/KEPMEN-KKP Tahun 2016 tentang penetapan lokasi pembangunan sentra kelautan dan perikanan yang terpadu di pulau-pulau kecil dan kawasan.

-Advertisement-

“Kabupaten Buton Selatan (Busel) merupakan salah satu lokasi pengembangan yang cocok,” kata Saleh Lasata saat seminar internasional tentang kelautan dan perikanan di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sabtu, 16 September 2017.

Beberapa efek yang dapat diperoleh antara lain, terciptanya pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Provinsi Sultra. Apalagi wilayah tersebut merupakan basis nelayan ikan tuna, tongkol, cakalang, dan kawasan budidaya laut yang sedang berkembang.

Disamping itu dapat menarik kembali nelayan Pulau Buton yang melakukan penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan yang banyak tersebar di wilayah pesisir Indonesia.

“Poin ketiga ini menjadi pertimbangan Susi Pudjiastuti, tetapi mudah-mudahan nelayan kami beroperasi di luar Sultra, seperti di Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Maluku, Papua Insya Allah mereka sadar untuk memelihara lingkungan dengan baik,” harapnya.

Menurut Saleh Lasata, masyarakat Sultra mempunyai keterampilan dalam pembuatan kapal secara turun temurun. Makanya Saleh berharap program pembuatan kapal di KKP dapat dialokasikan untuk menghidupkan dan mengembangkan industri perkapalan di Sultra.

Reporter: Haerun
Editor: Herianto

Facebook Comments