
Andi Erni Astuti
Kendari, Inilahsultra.com – Andi Erni Astuti (AEA) sempat adu mulut sebelum mengeksekusi suaminya Ketua DPRD Kolaka Utara, Musakkir Sarira.
Pada malam sebelum kejadian, AEA yang diketahui menjabat sebagai Kepala Bagian di Dinas Kesehatan Kolaka Utara, sempat marah kepada korban gegara ada gelagat kehadiran wanita idaman lain.
Namun, keluhan istrinya itu tidak ditanggapi serius oleh almarhum. Malah, almarhum balik marah. Adu mulut pun tak terelakkan.
Usai terlibat cekcok, korban keluar rumah dan kembali sekitar pukul 22.00 Wita di rumah jabatannya.
Perempuan tiga anak itu kalap. Saat itu juga meluapkan amarahnya dengan menikam suaminya dengan pisau dapur tepat di antara dada dan perutnya hingga menembus hati.
Sempat dilarikan ke RSUD Kolaka Utara lalu dirujuk ke RSUD Kolaka yang berjarak 100 kilometer. Namun, akibat luka yang cukup parah dan mengeluarkan darah yang cukup banyak, nyawa almarhum tak bisa diselamatkan.
Saat ini, polisi telah menahan dan menetapkan AEA sebagai tersangka. Kapolres Kolaka Utara, AKBP Bambang Satriawan, menjelaskan, pelaku mengakui telah membunuh suaminya sendiri dengan cara ditikam di bagian dadanya hingga tembus di hati.
“Tersangka sudah ditahan,” ungkap Kapolres saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat 20 Oktober 2017.
Kapolres menyebut, dugaan awal pembunuhan berdasarkan keterangan tersangka adalah motif kecemburuan. Istrinya mengaku kalap mengetahui suaminya memiliki wanita idaman lain (WIL).
“Ada dugaann korban itu ada hubungan dengan perempuan lain,” ungkap Kapolres.
Atas perbuatannya, AEA disangkakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia. “Ancamannya 15 tahun penjara,” tutupnya.
Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor : Jumaddin Arif




