
Kendari, Inilahsultra.com– Sebagai komitmen dalam upaya meningkatkan pelayanan dan pembinaan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Pemerintah Kota Kendari menandatangani MoU bersama dengan berbagai lembaga lintas sektoral, di Kantor Walikota Kendari, Rabu 29 November 2017.
Berbagai lembaga hukum ikut menandatangani kerjasama tersebut yakni, Polresta Kendari, Kejaksaan Negeri Kendari, Pengadilan Negeri Kelas IA Kendari, Pengadilan Agama Kendari, Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Kendari, Lembaga Permasyarakatan Perempuan Kelas III Kendari, dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kendari.
Kegiatan yang bertemakan Penyelengaraan Akses Keadilan Bagi Perempuan dan Anak Yang Berhadapan Dengan Hukum Untuk Mendapatkan Perlindungan Hukum Terpadu di Kota Kendari ini dibuka langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Alamsyah Latunani.
Dalam sambutannya, Alamsyah Latunani mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan akses keadilan bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan untuk mendapatkan perlindungan hukum terpadu di Kota Kendari.
“Kekerasan terhadap perempuan dan anak telah memberikan dampak negatif terutama dalam tumbuh kembangkan anak sebagai garis penerus. Maka dengan itu, pemerintah akan terus mendorong perlindungan anak serta memenuhi hak-hak mereka,” katanya.
Berbagai permasalahan perempuan dan anak, sambung mantan kepala Bappeda Kota Kendari ini sangat komplek dalam daerah perkotaan, terkhusus Kota Kendari. Oleh karena itu, lintas sektoral penanganan masalah tersebut tidak hanya dilakukan sendiri.
“Pemerintah Kota kendari membutuhkan dukungan dan kerjasama koorporatif antara seluruh pemangku kepentingan terutama aparat hukum, agar kondisi tersebut dapat ditangani secara baik dan menyeluruh,” jelas dia.
Dengan adanya penandatanganan MoU ini, akan menjadi langkah awal dan inofatif serta strategis dalam upaya terhadap perlindungan terhadap perempuan anak.
“Jadi kita berharap kerjasama dan kerja keras semua pihak dapat disusun dengan baik guna menjadi panduan bersama dalam mewujudkan cita-cita kita semua. Yaitu ingin mewujudkan Kota Kendari sebagai Kota layak huni dan responship gender,” harapnya.
Reporter : Haerun
Editor : Aso




