
Asrun
Kendari, Inilahsultra.com – Asrun benar-benar menunjukkan kepiawaiannya mengumpulkan kendaraan politik menuju Pilgub Sultra 2018 mendatang.
Setelah mengunci pintu PAN, PKS dan PDIP, Asrun kembali mengamankan pintu Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Meski terbilang sedikit kursinya di parlemen, hanya dua kursi, namun partai berlambang kakbah ini sangat berarti bagi Asrun.
Kepastian SK maupun formulir B1-KWK yang diberikan ke Asrun ini disampaikan oleh Ketua DPW PPP Sultra Rasyid Syawal melalui telepon selulernya, Rabu 6 Desember 2017.

Rasyid mengaku, DPP PPP baru saja mengeluarkan SK berikut formulir B1-KWK yang akan diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mendaftar nanti.
“Setelah dari DPP menyerahkan ke kami, lalu kami menyerahkan ke pasangan calon, pak Asrun-Hugua bersama pak sekretaris sekitar pukul 12.00 lewat sedikit,” ungkap Rasyid Syawal melalui telepon selulernya.
Sebelumnya, pada Juli lalu, ada delapan calon yang diserahkan namanya ke DPP untuk dipertimbangkan diusung.
Namun, lanjut Rasyid, DPP lebih condong mendukung Asrun-Hugua karena dinilai telah memiliki partai koalisi yang pasti.
Atas dasar ini, PPP tidak mau ambil risiko karena jangan sampai memberikan dukungan kepada calon yang belum pasti mendapatkan pintu.
“Pertimbangan DPP juga adalah pak Asrun ini yang mendaftar di PPP. Pak Asrun juga intens berkomunikasi dengan DPP,” jelasnya.
Terlepas soal kepemimpinan di Kota Kendari, Asrun telah dianggap oleh DPP memiliki kepastian kendaraan partai.
Setelah adanya keputusan ini, DPP memerintahkan kepada seluruh kader dan pengurus untuk patuh dan memenangkan pasangan Asrun-Hugua ini.
“Itu bunyi dalam SK tersebut,” pungkasnya.
Penulis : La Ode Pandi Sartiman




