Demo di Kampus UMB, Mahasiswa Dipolisikan

Polisi saat melakukan olah TKP.

Baubau, Inilahsultra.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Gerakan Solidaritas Mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Buton (UMB) saat menggelar demo Kamis 28 Desember 2017 harus berurusan dengan hukum.

Para demonstran itu dilaporkan ke polisi karena diduga kuat telah melakukan pengrusakan kaca Majalah Dinding (Mading) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan sebuah kaca jendela di ruang Program Studi (Prodi) Fakultas Agama Islam, saat unjuk rasa di kampus yang terletak di Jalan Betoambari itu.

Amatan Inilahsultra.com, beberapa jam kemudian sejumlah anggota Kepolisian turun melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Aparat memeriksa titik-titik yang dirusak.

Wakil Dekan III (Kemahasiswaan) FKIP UMB, Tarno tak menampik jika telah mempolisikan mahasiswanya. Mereka mempolisikan para pendemo karena pihak kampus merasa tidak nyaman.

“Iya betul kita laporkan tentang pengrusakan. Tetapi saya masih di Polres karena Laporan Polisi-nya belum ditanda tangani. Kita dirugikan, mahasiswa terganggu karena aktifitas itu,” ungkapnya via telepon selulernya.

Terkait tuntutan mahasiswa, Tarno mengaku tengah memperjuangkan peningkatan akreditasi jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Hanya saja, untuk mencapai itu tidak serta merta langsung terealisasi.

“Akreditasi itu kita masih perjuangkan dan itu butuh proses. Saat ini kita tengah melengkapi segala administrasi untuk dikirim ke badan akreditasi. Jadi jangan dulu ganggu dengan demo itu,” pungkasnya.

Koordinator aksi, Zulkifli menuturkan, pihaknya menginginkan kejelasan status akreditasi Prodi PGSD FKIP UMB. Mahasiswa menginginkan akreditasi PGSD segera naik dari C ke B.

Selain itu, biaya SPP Prodi PGSD lebih mahal dibandingkan dengan jurusan lain yang sudah akreditasi B.

“Kami juga inginkan SPP turun dari Rp 2,2 juta menjadi Rp 1,5 juta. Jurusan lain yang akreditasi B malah SPP-nya lebih murah sekira Rp 1 juta-Rp 1,5 juta. Itu kan tidak sebanding,” tandasnya saat duduk ditrotoar depan kampus UMB.

Hanya saja, disinggung mengenai siapa yang melakukan pengrusakan kaca, Zulkifli enggan berkomentar banyak.

“Pergi saja lihat langsung,” tandasnya sambil menunjuk kearah kampus.

Reporter: Muhammad Yasir
Editor: Din

Leave a Response