Hadapi Porprov Sultra, La Bakry Ogah Impor Atlet

La Bakry

Pasarwajo, Inilahsultra.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buton berkomitmen menggunakan atlet lokal pada penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sultra September 2018 mendatang. Saat ini, seluruh atlet tengah mempersiapkan diri.

Ketua KONI Kabupaten Buton La Bakry mengatakan, selain menyiapkan atlet, KONI juga tengah mengevaluasi kepengurusan cabang olahraga (Cabor). Pembenahan struktur organisasi beberapa Cabor dilakukan karena pengurus lama ada yang telah kedaluwarsa. Selain itu ada pergantian atau pergeseran kepengurusan.

“Sehingga perlu dilakukan pembaruan pengurus organisasi, sebagai prasyarat keikutsertaan KONI Buton di Porprov pada September 2018 mendatang,” ungkap La Bakry, Senin 19 Maret 2018.

-Advertisement-

Kata dia, sejauh ini baru beberapa Cabor yang sudah siap berlaga di Porprov nanti. Cabor itu merupakan andalan dalam perolehan medali. Diantaranya, dayung, atletik, bridge, dan balap sepeda.

“Sebagai Ketua KONI saya (La Bakry) mengumpulkan seluruh pengurus Cabor. Kita evaluasi prestasi kita pada Poprov sebelumnya yang hanya memperoleh 68 medali dengan 12 medali emas,” ujar La Bakry.

Selain itu, kata dia, tengah menyusun agenda mulai dari perekrutan atlet, mendorong prestasi atlet yang sudah ada, termasuk perencanaan training center (TC).

“Agar Juli nanti atlet semua Cabor sudah siap untuk training center. Sehingga, September sudah siap berpatisipasi di Porprov,” jelasnya.

Berdasarkan hasil evaluasi, lanjut La Bakry, rencananya ada penambahan Cabor dari 24 Cabor yang ikut serta pada Porprov sebelumnya. Adapun tambahan Cabor tersebut yakni angkat besi dan panjat tebing.

“Itu Cabor yang belum diikutsertakan pada Porprov kemarin, karena ada beberapa persyaratan administratif yang belum bisa kita penuhi,” tuturnya.

Dua Cabor tersebut, kata dia, ada peluang menyumbangkan medali, karena atletnya sudah ada dan sudah sering mengikuti kejuaraan.

“Mudah-mudahan selain ada tambahan Cabor, jumlah medali bisa kita dorong kembali,” harapnya.

Pada Porprov Sultra nanti, KONI Buton hanya ingin memperbaiki posisi pada Porprov sebelumnya. Makanya kemampuan para atlet terus didorong.

“Saya tidak mau muluk-muluk, hanya kita berusaha perbaiki peringkat, karena masih keterbatasan anggaran,” ujarnya.

La Bakry menyebutkan, anggaran yang disiapkan pada Porprov 2018 mendatang sama jumlahnya dengan anggaran yang disediakan pada Porprov sebelumnya, tidak lebih dari Rp 10 miliar.

Reporter: Nia
Editor: Din

Facebook Comments