Dinas Kelautan dan Perikanan Butur Peduli Nasib Nelayan, Gelontorkan Banyak Bantuan

598

Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara (Butur) tak hanya fokus mengembangkan sektor pertanian organik. Daerah otoritas, Bupati Abu Hasan itu juga menggelontorkan anggaran untuk mengembangkan sektor unggulan dibidang kelautan dan perikanan.

Hal itu terlihat banyaknya fasilitas yang dibangun untuk menunjang masyarakat nelayan. Bukan hanya itu, bantuan-bantuan berupa alat tangkap maupun kapal terus diberikan kepada para nelayan.

- Advertisement -

Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Butur terus menyelenggarakan berbagai program yang pro untuk nelayan setiap tahunnya. Dimana, untuk meningkatkan jumlah tangkap masyarakat pesisir saat melaut, telah disiapkan bantuan kapal dan alat tangkap untuk nelayan bakal diserahkan tahun ini.

Nelayan juga diberikan asuransi untuk mengantisipasi jika saat melaut mengalami kecelakaan.

Program tersebut merupakan sederet kebijakan Dinas Perikanan untuk memperjuangkan nasib nelayan Butur. Untuk mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat pesisir yang menggantungkan hidupnya dengan kekayaan bawah laut.

Selain itu, DKP juga memberikan bibit rumput laut untuk petani. Budidaya rumput laut sangat menjanjikan. Olehnya itu, dianggarkan beberapa tahun terakhir.

*Bangun  Pelabuhan Pendaratan Ikan untuk Nelayan Butur

Pembangunan pelabuhan pendaratan ikan nelayan terus dilakukan. Direncanakan tahun ini mulai digunakan.

Tak tanggung-tanggung melalui instansi terkait yakni, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Butur relah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 800 juta. Anggaran sebesar itu diperuntukan untuk melanjutkan pembangunan pelabuhan pendaratan ikan nelayan.

“Pembangunan pelabuhan pendaratan ikan untuk menyambung pembangunan telah dilakukan tahun lalu. Anggarannya dialokasikan khusus tahun ini kurang lebih Rp 800 juta,” kata Pelaksana Tugas Sementera Kepala Dinas Kelautatan dan Perikanan Butur, Sinaria saat ditemui di ruang kerjanya.

Sinaria menambahkan, pelabuhan perikanan dibangun di perairan  area Minaminanga Kecamatan Kulisusu. Diman, dilakukan reklamasi laut. “Dengan budget sebesar itu, kurang lebih 50 meter panjangnya ditambah tahun ini,” katanya.

Sekretaris DKP Butur ini menambahkan, masyarakat yang menggantungkan hidupnya dengan kekayaan bawah laut di daerah paling utara pulau Buton itu cukup banyak. Olehnya itu, pemerintah daerah mencoba memberikan sarana dan prasarana yang memadai bagi nelayan. Disisi lain, kekayaan perairan bawah laut masih cukup melimpah.

“DKP tak hanya fokus terhadap bantuan kapal dan alat tangkap. Tetapi juga, membangun pelabuhan perikanan bagi nelayan yang memadai. Harapannya, pendapatan nelayan bisa meningkat dan kesejehateraan bisa dirasakan juga oleh masyarakat pesisir,” tandasnya.

*40 Mesin Katinting Disebar untuk Nelayan di Kulisusu, Kambowa dan Bonegunu 

Bantuan mesin katinting.

Mantan Kepala Bidang Akutansi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Butur itu menambahkan, 20 unit mesin katinting untuk nelayan di kecamatan Kulisusu. Sedangkan, 20 mesin lainnya untuk masyarakat nelayan di Kecamatan Bonegunu dan Kambowa.

Sinaria menambahkan, mereka yang mendapatkan bantuan mesin katinting yang mengajukan proposal yang tergabung dalam kelompok nelayan.” Rencananya, akan diserahkan kepada nelayan di Kecamatan Kulisusu, Kambowa dan Bonegunu tahun ini,” terangnya.

*Dinas Perikanan Butur Siapkan 44 Bantuan Kapal Untuk Nelayan  
Bantuan puluhan kapal.

DKP Butur kembali memberikan bantuan kapal untuk kelompok nelayan yang tergabung dalam koperasi. Tahun ini, jumlahnya sebanyak 44 paket ukurannya dibawah 3 GT akan diserahkan pada triwulan empat.

“Pos anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 1,4 miliar. Nelayan yang mendapatkan bantuan kapal tergabung dalam koperasi nelayan sistemnya merupakan milik bersama,” ungkap Sinaria.

Bantuan kapal untuk nelayan Butur.

Sinaria menambahkan, satu kapal dibawah 3 GT dibeli Rp 32 juta. Pengadaannya sementera dalam poses triwulan empat sudah bisa disalurkan kepada nelayan. Untuk pembagiannya untuk nelayan di semu kecamatan.

*Tingkatkan Jumlah Tangkap Nelayan, DKP Berikan Bantuan Alat Tangkap

Jaring ikan

 

Mendapatkan tangkapan ikan dengan jumlah banyak saat melaut harapan semua nelayan. Salah satunya,  harus didukung dengan alat tangkap ikan yang  memadai. Dengan itu,  masyarakat pesisir bisa memenuhi kebutuhan ekonominya dengan memanfaatkan kekayaan bawah laut. Pemerintah harus terus mengambil andil memberikan bantuan kepada nelayan salah satunya akan kebutuhan alat tangkap.

Olehnya itu, DKP Butur menyiapkan bantuan alat tangkap untuk disalurkan kepada nelayan tahun ini. Berupa, jaring, sero dan fasilitas alat tangkap lainnya. Dengan adanya bantuan tersebut , diharapkan bisa meningkatkan jumlah tangkap.

“Bantuan alat tangkap jaring biayanya Rp 100 juta dan sero Rp 200 juta,” ucap Sinaria.

Penyerahan bantuan alat tangkap kemungkinan pada triwulan ke empat.  Siapa nelayan yang mendapatkan bantuan tersebut harus mengajukan proposal.

*Berikan Bibit Rumput Laut untuk Petani Butur

 

Bibit rumput laut.

DKP Butur juga peduli terhadap nasib petani rumput laut di daerah tersebut. Tahun ini, organiasi perangkat daerah itu menyiapkan bantuan bibit rumput laut untuk dibudidayakan.

“Kemudian bantuan yang mau diserahkan kepada petani berupa bibit rumput laut satu paket anggaran Rp 170 juta,” terang Sinaria.

Mantan tenaga pendidik ini menambahkan, pemberian bantuan sangat mendorong budidaya rumput laut yang tahun lalu sempat gagal panen.

“Semua sektor kami optimalkan untuk mendorong petani rumput laut terus melakukan budidaya,” imbuhnya.

Reporter : Armawan

Editor       : Aso

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...