Menambang Ilegal, Enam Warga Bombana Ditangkap Polisi

528
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kepolisian Resor (Polres) Bombana menangkap enam orang warga yang melakukan aktivitas penambangan ilegal.

Keenam warga yang ditangkap dalam kasus tindak pidana illegal mining ini adalah Abdul Gani (23), Supratmanto (20), Muhammad Fauzi (18), Subarti (51), Dawam (58), dan Sabbang (51).

- Advertisement -

Kepala Bidang Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt mengaku, keenam warga ini ditangkap Rabu 8 Agustus 2018 sekitar pukul 12.30 Wita, di Desa Watuwatu Kecamatan Lantari Jaya.

“Mereka ditangkap gabungan Personel Polsek Lantari Jaya dan Sat Reskrim Polres Bombana,” ungkap Harry.

Ia menyebut, penangkapan warga ini berawal dari anggota Polsek Lantari Jaya bersama security PT Jhonlin melakukan patroli jalan kaki di sekitar area pembangunan perumahan karyawan PT Jhonlin dan menemukan pelaku sedang melakukan kegiatan pertambangan emas tanpa izin.

“Kemudian pelaku bersama barang bukti diamankan oleh anggota Polsek Lantari Jaya. Mendengar informasi tersebut, Kasat Reskrim AKP Muhammad Sofwan Rosyidi memerintahkan unit Tipiter Polres Bombana untuk mendatangi TKP dan membawa pelaku ke Polres Bombana guna kepentingan pemeriksaan,” jelasnya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa delapan unit mesin penghisap air dan material. Empat Roll selang gabang, empat potong pipa ukuran 2 (dua) meter dan lima lembar karpet penyaring material.

“Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polres Bombana guna proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Atas perbuatannya, mereka disangkakan Pasal 158 UU RI No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara Jo Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...