
Pasarwajo, Inilahsultra.com – Dua rumah warga Dusun Encimara Kelurahan Wakoko Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton ludes dilalap sijago merah, sekitar pukul 15.00 Wita, Senin 12 Agustus 2018. Belum diketahui penyebabnya namun kerugian warga ditaksir mencapai Rp 100 juta.
Pemilik rumah La Hane Wali (61) mengatakan, tidak mengetahui penyebab hingga rumahnya terbakar. Saat kejadian dia sedang berada di pantai untuk menambang pasir bersama keluarganya.
“Saya keluar rumah sekitar pukul 15.00 wita untuk kerja mengangkat pasir di laut. Tiba-tiba sekitar setengah jam dipanggil anak tetangga kalau rumah saya terbakar,” katanya.
Mendengar kejadian itu, La Hane langsung bergegas meninggalkan pekerjaannya. Namun ketika hendak masuk rumah mengambil ijazah anaknya, api sudah membesar.
“Saya mau masuk rumah tapi terasa panas sekali, padahal mau ambil izasah,” tuturnya.
Menurut La Hane, saat keluar rumah api kompor sudah dipadamkan. Setelah itu kedua cucunya menyusulnya ke pantai.
La Hane mengaku hanya baju dibadan yang tersisa. Semua barang-barang miliknya habis diludes si jago merah.
Meski begitu, La Hane bersyukur karena enam orang anggota keluarganya selamat.
“Kami di rumah berenam, saya, istri dan cucu semua selamat. Tetangga saya sebelahnya La Rasidi semuanya tidak ada di rumah, berada di Ambon,” paparnya.
La Hane mengaku, sejak tahun 1999 sudah menetap di Encimara. Dia merupakan pengungsi saat kerusuhan di Ambon.
Kasat Reskrim Polres Buton AKP Najamuddin yang berada di lokasi kejadian juga belum memastikan penyebab terjadinya kebakaran. Polisi, kata dia, masih melakukan penyelidikan.
“Anggota sementara meninjau. Kita belum bisa pastikan apa penyebabnya,” ujarnya.
Kabid Pemadam Kebakaran, Budiman mengatakan, satu mobil tangki dan mobil open membantu memadamkan api bersama-sama warga. Namun rumah sudah tidak bisa diselamatkan.
“Kita sudah berada di lokasi sekitar 15.30 Wita rumah sudah terbakar,” terangnya.
Reporter: Wa Ode Yeni Wahdania
Editor: Din




