Polres Muna Ciduk Pelaku Curanmor yang Masih Duduk di Bangku SMA

523
 

Raha, Inilahsultra.com-Anggota Timsus Polres Muna berhasil menangkap pelaku Pencurian Motor (Curanmor) saat memarkir kendaraan hasil curian di RSUD Kabupaten Muna.

Diketahui Kadir T pemilik motor Merek Satria FU warga Desa Parida Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna telah melaporkan kehilangan di Polres Muna di bulan 4 lalu. Saat itu melaporkan kehilangan motor miliknya terparkir disamping rumah sekitar pukul 02:00 Wita.

- Advertisement -

Kasat Reskrim Polres Muna, Iptu Fitrayadi yang ditemui Mako Polres, Rabu 15 Agustus 2018 mengungkapkan Selasa, 14 Agustus 2018 pukul 11:00 Wita anggota Polres Muna menemukan pelaku curanmor yang selama ini dicari dari bulan april yang melaporkan kehilangan motor dari warga Desa Parida Kecamatan Lasalepa.

“Anggota Timsus menemukan motor yang dicari selama 4 bulan sedang parkir di RSUD Muna, tersangka MA (20) ditunggu keluar dari Ruang RSUD lalu ditangkap dan dibawah di Polres Muna untuk dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Setelah dicocokan nomor mesin dengan BPKB pemilik sebenar ternyata identik dengan sepeda motor yang hilang tersebut.

“Ada sebagian beberapa sepeda motor yang telah dirubah yang diantaranya Bodi, felek motor hingga DTnya telah dirubah, namun setelah mencocokkan nomor mesin dengan STNK pemilik (Kadir) ternyata miliknya,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan ditemukan alat bukti yang cukup sehingga dilakukan penangkapan dan penahanan terhadap tersangka.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka mengaku tidak melakukan sendiri namun bersama dua rekannya dan hari ini anggota berhasil menangkap Kedua rekan tersangka yang ditangkap di rumah masing-masing dengan inisial TFK (18) dan M AR (16),” imbuhnya.

Ia menyebutkan, M AR berstatus sebagai pelajar di bangku SMA yang masih dibawah umur.

“Otak pelaku (MA) mengaku telah membuat STNK palsu yang dikaitkan dengan sepeda motor yang dicurinya,serta dalam Periksaan sebelumnya, pelaku mengaku membeli motor hasil curian di Kendari melalui jual beli Online,” ucapnya.

Fitrayadi menegaskan pelaku disangkakan Pasal 363 ayat (1) ke-3 dsn ke-4 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

Reporter : Iman

Editor      : Aso

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...