Sering Marah, Stroke Ringan Mengancam

729
 

Baubau, Inilahsultra.com – Transient Ischaemic Attack (TIA) atau stroke ringan adalah serangan yang terjadi saat pasokan darah ke otak mengalami gangguan sesaat. Serangan ini umumnya berlangsung lebih singkat dari stroke, yaitu selama beberapa menit hingga beberapa jam, dan penderita akan pulih dalam waktu satu hari.

Adapun tanda dan gejalanya senyum mencong, gerakan tangan dan kaki lemah atau lumpuh, suara pelo, rasa baal seisi tubuh dan disekitar mulut, penglihatan ganda atau hilang penglihatan secara tiba-tiba pada sebelah mata, keseimbangan terganggu dan kesadaran menurun, muntah serta sakit kepala.

- Advertisement -

Dokter ahli saraf RS Siloam Buton Kota Baubau, dr La Ode Muhammad Fatahilla menuturkan, terjadinya pemicu stroke ringan karena kurangnya aktifitas atau jarang olahraga, darah tinggi alias suka marah dan sering mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi.

“Olehnya itu kenali cepat gejalanya seperti yang saya sebutkan tadi dan segera hubungi rumah sakit bila mengalami gejala stroke ringan. Semakin cepat kita kenali, semakin besar pasien terhindar dari kecacatan dan kematian,” tuturnya saat media gathering mengenal bahaya TIA dan stroke di RS Siloam Buton Kota Baubau, Selasa malam 28 Agustus 2018.

Sementara itu, Kepala UGD Siloam Buton, dr Alsyahrin Manggala menambahkan, sejauh ini RS Siloam Buton telah menangani pasien yang memang sudah terkena stroke komplit dan bukan lagi stroke ringan.

“Yang datang berobat itu kebanyakan pasien yang sudah memang stroke, bukan lagi TIA atau stroke ringan,” tambah pria yang akrab disapa Angga itu.

Meski tidak menyebut angka lebih rinci terkait jumlah pasien stroke yang ditangani RS Siloam Buton, dr Angga menyebutkan bahwa setiap bulan pasien stroke itu mendekati jumlah enam dan tujuh orang.

“Jumlah pasien itu setiap bulannya tidak mengalami peningkatan maupun penurunan. Jadi seimbang,” tandasnya.

Reporter: Muhammad Yasir
Editor: Din

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...