
Raha, Inilahsultra.com – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Muna Rustam mengaku, Muna tetap akan menggelar seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018.
“Hanya saja, berapa jumlah dan formasinya, belum diketahui,” ungkap Rustam, ditemui di ruangannya, Senin 10 September 2018.
Ia mengaku, KemenPAN-RB telah merinci jumlah formasi dalam penerimaan CPNS tahun ini. Ada 552 daerah seluruh Indonesia yang akan menerima pegawai, salah satunya Kabupaten Muna.
“Waktu rakor yang selesai ditandatangani oleh KemenPAN, secara administrasi baru 82 daerah. Kita bagian daerah timur baru Gorontalo yang tuntas, sementara wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Sulawesi Selatan (Sulsel) belum ditandatangani,” jelasnya.
Meski belum diteken, untuk wilayah Sultra, kata Rustam, sudah ada di meja menteri.
“Artinya paraf koordinasi dari bawah sudah jalan. Sementara 112 daerah lain masih mulai dari nol yang disebabkan karena kesalahan penginputan data,” katanya.
Ia menyebut, data yang diminta di kementerian dalam kebutuhan CPNS terutama tenaga guru sekolah dasar harus merujuk pada kebutuhan di kecamatan dan nama sekolah.
“Di kementerian, data yang diinginkan dalam kebutuhan CPNS harus dijelaskan kecamatan dan nama sekolahnya atau guru kelas apa yang dibutuhkan,” bebernya.
Selain itu, pertimbangan lain dari kementerian adalah adanya formasi khusus untuk wisudawan dengan predikat cumlaude. Mereka, sebut dia, harus diberikan jatah 5 persen dari kebutuhan formasi.
“Kalau mengenai kepastian jumlah dan formasi belum ada, besok saya berangkat. Namun yang pastinya Muna tetap dapat kuota dalam penerimaan CPNS,” tekannya.
Sebelumnya, Pemda Muna mengusulkan kuota CPNS, namun dikembalikan karena permintaan harus berdasarkan rujukan data pensiun.
Setelah perbaikan, maka Pemkab kembali mengusulkan 340 kuota seleksi CPNS 2018. Terdiri dari 210 untuk guru dan 80 untuk tenaga kesehatan dan 50 untuk tenaga teknis.
“Kalau sudah kembali dari kementerian hari Kamis sudah ada kepastian penerimaan CPNS,” tambahnya.
Penulis : Iman Supa
Editor : La Ode Pandi Sartiman




