Gaji TKA Cina di PLTMG Baubau Mengikuti Mata Uang Yuan

Lokasi proyek PLTMG di Kelurahan Kolese Kecamatan Lea-Lea Kota Baubau.

Baubau, Inilahsultra.com – Sistem penggajian pada proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Kota Baubau rupanya sangat berbeda antara pekerja lokal dengan pekerja asing asal Cina.

Pengawas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) PT Bagus Karya selaku penggarap proyek, Uffi Sitanggan mengatakan, gaji para Tenaga Kerja Asing (TKA) sebagai tenaga ahli di proyek PLTMG berbeda dengan gaji tenaga lokal meski posisi mereka sama.

“TKA itu gajinya gede dari pada lokal. Jadi misalnya, gaji lokal Rp 3 juta, kalau TKA Rp 6-7 juta karena hitungan rupiah berapa Yuan,” ujarnya.

-Advertisement-

Sementara itu, pengawas lainnya, Tasyrik mengatakan, total TKA yang bekerja di proyek PLTMG tersebut sebanyak 34 orang. Namun yang aktif tinggal 30 orang saja karena sisanya ada yang dipulangkan dan ada yang dirumahkan.

“Dua orang dipulangkan kenegaranya karena ribut. Sedangkan dua orangnya lagi dirumahkan sambil menunggu perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) di Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker),” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya berencana melaporkan keadaan terbaru baik IMTA maupun Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) para TKA ke Kantor Imigrasi (Kanim) dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Baubau.

“Kemungkinan data dari kami tidak sinkron karena belakangan ini muncul polemik perbedaan data TKA PLTMG Kolese di kedua instansi tersebut,” tandasnya.

Reporter: Muhammad Yasir
Editor: Din

Facebook Comments