Upah Kerja Tak Dibayar, 40 pekerja Boikot Jalan Ring Road

826
Pekerja memblokir jalan ring road di Mubar karena tidak dibayarkan upah kerjanya.

Laworo, Inilahsultra.com – Sebanyak 40 pekerja menyegel jalan ring road di Mubar karena upah kerja mereka tidak dibayarkan oleh kontraktor.

Salah satu proyek pekerjaan dikeluhkan para pekerja adalah pembangunan drainase tahun 2018 di Desa Wakoila, Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat (Mubar).

- Advertisement -

Bukan cuman drainase, pembangunan talud elevasi jalan yang dikerjakan pada tahun 2018 sepanjang satu kilometer yang terbentang di ruas jalan ring road juga tidak dibayarkan upah pekerja.

Salah seorang pekerja mengaku, kontraktor hanya mengumbar janji saja kepada mereka.

Merasa dipermainkan, beberapa pekerja melakukan aksi penyegelan jalan dengan membentangkan kayu dan batu.

Akibatnya para pengguna kendaraan yang menghubungkan kantor bupati dan beberapa perkantoran lainnya tidak bisa dilewati.

“Pekerja yang menyegel jalan 40 orang yang dibagi dalam 20 kelompok,” kata LC, salah satu pekerja yang namanya minta diinisialkan, Senin 11 Maret 2019.

Ia mengaku, penyegelan ruas jalan ring road yang ada di Desa Wakoila itu adalah bentuk kekesalan mereka kepada kontraktor karena upah kerja sampai sekarang belum dibayarkan sebesar Rp 143 juta.

“Masyarakat ini sudah trauma karena bukan pekerjaan ini saja yang belum dibayarkan. Kita hanya dijanji-janji saja oleh kontraktor itu,” ungkap LC dengan nada kesal.

Pekerja lainnya, RN mengaku, sejak pertama mengerjakan proyek itu sudah ada kejanggalan.

Kata dia, saat dimulai pekerjaan, kontraktor tidak memasang papan informasi pekerjaan drainase dan talud.

“Sebanyak 20 kelompok yang belum dibayarkan itu kontraktor. Kita hanya dijanji-janji saja. Masa pekerjaan sudah lama selesai tapi gaji belum dibayar,” kata RN.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mubar, Karimin mengaku, terkait upah kerja yang belum dibayarkan, pihaknya sudah menemui kontraktor.

Baca Juga :  Perdana Tampil di Pileg, Aksan Jaya Lengserkan Incumbent Separtainya

“Upah para pekerja merupakan tanggung jawab kontraktor. Namun kita tetap akan berusaha mengkomunikasikan ketunggakan upah,” katanya.

“Saya sudah mendatangi kontraktornya dan mengaku akan segera membayar gaji para pekerja. Insyaallah dalam minggu ini saya usahakan gaji tersebut dibayarkan,” pungkasnya.

Penulis : Muh Nur Alim

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here