Di Hadapan Rusman Emba, Camat Napabalano, Lasalepa dan Towea Beberkan Prioritas Pembangunan

669
 

Raha, Inilahsultra.com-Bupati Muna LM Rusman Emba mendegar secara langsung usulan perencanaan pembangunan tahun 2020 dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Napabalano, Kecamatan Lasalepa dan Kecamatan Towea.

Perencanaan pembangunan tiga wilayah itu, terungkap pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Kecamatan di Balai Pertemuan Kecamatan Napabalono, Senin, 18 Maret 2019.

- Advertisement -

Dalam perencanaan pembangunan, masing-masing desa dari di tiga kecamatan itu mengusulkan pembangunan infrastruktur jalan, bidang ekonomi, perikanan, pertanian hingga pengembangan potensi wisata di setiap desa.

Plt Camat Napabalano, Aris mengungkapkan, perencanaan pembangunan di tahun 2020 memprioritaskan pembangunan kantor camat hingga pembangunan rumah jabatan camat.

Selain itu, sambung Aris setiap desa di Kecamatan Napabalano mengusulkan pengembangan di bidang ekonomi, perikanan dan pertanian.

“Untuk bidang pemberdayaan masyarakat setiap desa mengusulkan melakukan pelatihan,” katanya.

Sementara untuk pengembangan potensi wisata berada di Desa Napalakura yakni wisata tambak dan Pantai Kaunda.

“Di Desa Lambiku ada wisata mata air,  namun ini akan dikomunikasikan dengan pak desa karena terdapat lahan warga,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Lasalepa, Hardyanto mengungkapkan, bahwa Musrembang setiap tahun dilakukan guna mendapatkan berbagai masukan, hingga program yang diusulkan dapat direalisasikan.

Hardyanto menyebutkan, di Desa Lasalepa menyusun prioritas pembangunan peningkatan jalan Kafe 99 menuju BTN Anova, dan pembukaan lahan kolektif pertanian.

“Di Desa Lasalepa juga mengusulkan pembangunan pasar desa, karena diantara desa di Kecamatan Lasalepa hanya Desa Lasalepa yang tidak memiliki pasar,” tuturnya.

Di Desa Parida, mengusulkan pembangunan permandian Liagari yakni berupa wisata air dalam gua. Untuk Desa Labunti memprioritaskan pembangunan drainase, sebab setiap tahun menjadi langganan banjir.

“Sama halnya Desa Bonea mengusulkan pembangunan drainase, sebab setiap tahunnya di depan balai desa terendam banjir,” ucapnya.

Untuk Desa Labone tetap memprioritaskan pengembangan permandian topa. Di Desa Kombungo mengusulkan pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Kombungo dan Desa Bonea.

Di tempat yang sama, Camat Towea, La Ode Abdul Wahab Alifatu ikut membeberkan prioritaskan pembangunan di wilayahnya. Yakni pembangunan listrik jaringan hingga pengembangan potensi wisata.

Kepala Bappeda, La Mahi mendengar persoalan jaringan listrik mengungkapkan, bahwa Listrik di Towea sudah ada format kesepatan Bappeda Muna dan PLN rayon Raha.

“Persoalan listrik di Towea akan dituntaskan tahun 2019 ini,” singkatnya.

Reporter : Iman

Editor      : Aso

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...