Diduga Api Lupa Dimatikan, Rumah Warga Mubar Terbakar

Rumah warga Desa Wakontu Kecamatan Wadaga Kabupaten Muna Barat dilalap api. (Nur Alim/Inilahsultra.com)

Laworo, Inilahsultra.com – Rumah milik Wa Sini (42) warga Desa Wakontu, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat (Mubar) ludes terbakar, Selasa 19 Maret 2019.

Peristiwa ini diketahui warga sekira pukul 15. 30 WITA. Diduga kebakaran terjadi karena kelalaian pemilik rumah.

Salah satu tetangga korban, Wangkorumo mengaku, saat melihat kobaran api sudah menjalar di bagian depan rumah ia langsung lari di jalan raya menyampaikan ke warga lainnya.

-Advertisement-

“Saya lihat sudah menjalar mi di meteran depan rumah,” kata Wangkorumo saat ditemui di tempat kejadian, Selasa 19 Maret 2019.

Warga lainnya pertama kali melihat ada kepulan asap di dapur rumah tersebut. Warga menduga, di dalam ada penghuninya.

“Saya lihat ada asap besar di dapur. Tapi saya kira ada orangnya dalam rumah lagi memasak. Jadi saya lewat saja,” kata warga lain.

Wasini mengaku, saat kebakaran dirinya tidak sedang berada di rumah. Ia mengaku sementara di kebun bersama anaknya.

Ibu dua anak ini baru mengetahui rumahnya yang berdinding papan itu terbakar dari warga. Ia pun bergegas menuju rumahnya.

Tiba di rumah, kediamannya sudah rata dengan tanah. Yang terlihat hanya arang dan tumpukan kayu yang masih menyala.

Dengan raut wajah yang sedih, Wa Sini menceritakan, sebelum keluar rumah, usai salat Subuh, ia memasak nasi dan ikan untuk makanan kedua anaknya.

Sekira pukul 7.30 WITA, setelah anak sulungnya yang duduk di bangku kelas 5 SD pergi ke sekolah, ia pun lekas ke kebun untuk panen jagung.

Setelah pukul 11.00 WITA, usai memanen jagungnya, korban kembali ke rumahnya untuk makan bersama anaknya.

“Setelah itu bersama anak saya meninggalkan rumah lagi untuk memetik langsat di kebun,” jelasnya.

Saat meninggalkan rumah, kata dia, sudah memastikan tidak ada lagi bara api di dapur.

Meski sudah memastikan, namun bara tetap lah ada hingga menjadi penyebab rumhanya hangus terbakar.

Sementara itu, Kapolsek Lawa Iptu La Ode Haludin mengaku, anggotanya sudah memasang garis polisi untuk melakukan olah TKP lebih lanjut.

“Besok (Rabu) bersama tim identifikasi Polres Muna kita akan olah TKP,” singkat Haludin.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Peristiwa ini hanya menyisakan pakaian di badannya.

Api telah menghanguskan harta milik korban berupa kursi, lemari 4 buah, tempat tidur, kasur, televisi, HP, reskuker , dispinser dan kompor.

Selain itu, kayu jati 8 kubik di bawah kolong, berkas -berkas yang berharga dan uang tunai sebesar Rp 1 juta rupiah.

Dari kejadian tersebut korban menaksir, kerugian kurang lebih Rp 100 juta.

Penulis : Muh Nur Alim
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments