Kehabisan Anggaran, Nama Calon Sekda Sultra Belum Diusul ke Presiden

Kepala BKPSDM (BKD) Sultra, Mustari.

Kendari, Inilahsultra.com – Usulan tiga nama calon Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra hasil panitia seleksi belum juga bergulir ke meja presiden, Joko Widodo.

Fakta ini kontras dengan informasi dari sampaikan Gubernur Sultra, Ali Mazi. Berkas pengusulan jendral ASN diketahui lebih dari sebulan mengendap di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sultra.

Saat dikonfirmasi Inilahsultra.com, Senin 25 Maret 2019 Kepala BKPSDM Sultra, La Ode Mustari tak menampik.

-Advertisement-

“Belum. Nah masih ada di BKD itu,” singkat mantan Pj Bupati Buton Selatan itu.

Sebagaimana dirilis Inilahsultra.com sejak 18 Februari lalu, Pansel Sekda Sultra sudah menelorkan tiga yang bersiap menduduki jabatan Sekprov Sultra. Berdasarkan SK nomor 17/JPT.M/II/2019 ditandatangani Ketua Pansel Sekprov Sultra, DR Didik Suprayitno mereka yang dinyatakan layak mengisi kekosongan kursi definitif Sekprov Sultra adalah Nur Endang, Syafruddin dan Rony Yakob Laute.

Gubernur Sultra, Ali Mazi dalam berbagai wawancara pada wartawan menegaskan jika usulan nama-nama calon Sekda Sultra tengah digodok di meja presiden RI, Joko Widodo.

Kepala BKPSDM Sultra, Laode Mustari menolak berkomentar terkait statment Gubernur Sultra tersebut.

Ia berdalih mandeknya proses pengusulan calon Sekda Sultra disebabkan porsi anggaran yang tak memadai. Dana Rp 300 juta yang disediakan untuk memproses sekda hingga ke Presiden telah habis di tengah jalan.

Alhasil, BPSDM Sultra tak bisa melanjutkan mekanisme pengusulan calon Sekda Sultra.

“Yang lalu mestinya kan 500 juta. Yang disediakan 300 juta. Anggaran habis. Bolak balik ke Jakarta itu butuh anggaran,” pungkas Mustari.

Penulis : Siti Marlina
Editor : La Ode Pandi Sartiman

Facebook Comments