Dinkes Koltim Beri Pelayanan Korban Banjir, Sudah Ratusan Pasien Ditangani

45
Tim Kesehatan Koltim memberikan pelayanan langsung di rumah korban banjir.

Tirawuta, Inilahsultra.com – Dinas Kesehatan ( Dinkes) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) buka posko dan memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada korban banjir Koltim.

Kepala Dinas Kesehatan Koltim, Barwik Sirait mengatakan, usai dilepas Sekertaris Daerah (Sekda) Koltim pada Senin, 10 Juni 2019 lalu, pihaknya langsung mengarah ke desa yang tergenang banjir dengan membawa tenaga medis.

- Advertisement -

“Saya pimpin tim kesehatan dengan membawa tenaga medis (dr Munir), perawat, sanitarian, dan gizi. Tim kami tiba di Uluiwoi Senin, pukul 22.25 Wita setelah melalui berbagai rintangan yg sangat sulit,” tulis Brawik Sirait melalui pesan wahatsappnya, Kamis, 13 Juni 2019.

Ia mengaku, saat hendak mengunjungi korban banjir, pihaknya membawa obat – obatan dan perbekalan medis yang cukup banyak.

                       

Pemberian pelayanan pertama untuk warga, tambah dia, pada hari Selasa, 12 Mei 2019 di Desa Amololu. Pada saat itu pula langsung dibuat pos pelayanan sementara di rumah warga.

Selama di desa itu, ia mencatat jumlah pasien yg dilayani korban banjir sebanyak 98 orang.

Setelah melakukan pelayanan di Desa Amololu, sore harinya mereka bergeser menuju ke Desa Tondowatu. Di desa itu juga kembali dibuka posko kesehatan di rumah warga. Jumlah pasien yang dilayani sebanyak 135 orang.

Satu hari setelah melakukan pelayanan di dua desa tersebut, esoknya tim kembali bergerak ke Desa Porabua dan Desa Silui yang juga terdampak banjir.  Jumlah pasien yang dilayani di dua desa ini tercatat 92 orang.

“Jadi selama 3 hari pelayanan jumlah pasien terlayani sebanyak 325 orang dengan diagnosis terbanyak dermatitis, nasofatungitis akut, gastroenteritis akut, dispepsia, low back pain, sepalgia, dan hipertensi,” ujarnya.

Baca Juga :  Polres Wakatobi Gelar Deklarasi Anti Hoax

Kemudian, sambung Barwik pelayanan dilanjutkan oleh Puskesmas Uluiwoi dan Puskesmas Ueesi yang menjadi pusat kendali pelayanan kesehatan korban banjir di daerah tersebut.

Ia menyebut, kedua puskesmas tersebut sudah dilengkapi dengan tenaga medis, paramedis, dan tenaga kesehatan lainnya.

“Semoga bencana banjir cepat berlalu dan masyarakat bisa cepat pulih, sehat, dan beraktivitas kembali,” harapnya.

Penulis : Muh Nur Alim

Editor   : Aso

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...