
Kendari, Inilahsultra.com – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sultra akhirnya berhasil mengidentifikasi tiga korban KM Izhar yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa 20 Agustus 2019.
Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Kendari Kompol Mauluddin mengatakan, ketiga jenazah ini ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam pencarian hari ketiga sejak kecelakaan pada Sabtu 17 Agustus 2019.
Terhadap ketiga jenazah itu, Tim DVI yang dibantu Kedokteran Universitas Halu Oleo Kendari mengidentifikasi tiga jenazah itu berikut alamatnya.
“Dari kantong jenazah 001 itu diidentifikasi bernama Herianto (23) beralamat di Jalan Suropati Lawata Kecamatan Mandonga Kota Kendari,” sebut Mauluddin dalam konferensi persnya.
Herianto diidentifikasi berdasarkan ciri fisik dan properti jam tangan yang dikenakannya.
Kemudian, kantong 002 atas nama Ruslan (25) beralamat di Kelurahan Tobimeita Kecamatan Abeli Kota Kendari.
“Diidentifikasi berdasarkan ciri fisik dan properti kalung besi putih,” tuturnya.
Jenazah ketiga bernama Lantapa (74) beralamat di Kelurahan Tobimeita Kecamatan Abeli Kota Kendari.
“Diidentifikasi sesuai foto ini menggunakan baju batik merah,” jelasnya.
Ruslan dan Lantapa adalah anak dan bapak yang rencananya akan berangkat ke Salabangka Kecamatan Bungku Selatan Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah.
Rencananya, Ruslan akan membawa uang panaik untuk menikahi gadis impiannya. Selain membawa sang ayah, dalam romobongan itu ikut Suriyanti (19) adik perempuan korban yang berhasil selamat dalam peristiwa nahas itu.
Sebelumnya, Tim SAR gabungan menemukan tiga korban kebakaran kapal KM Izhar yang sebelumnya dinyatakan hilang.
Humas Basarnas Kendari Wahyudi mengatakan, sekira pukul 02.50 WITa, Selasa 20 Agustus 2019, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban satu orang berjenis kelamin laki-laki dalam keadaan meninggal dunia.
Korban ditemukan sekitar 500 meter dari titik kejadian kebakaran kapal rute Kendari-Bungku Sulawesi Tengah itu.
“Dalam pakaian korban ditemukan tanda pengenal KTP An. Heriyanto alamat Lakombulo Kecamatan Bungku Selatan,” jelas Wahyudi.
Kemudian, sekira pukul 06.00 WITa, tim SAR juga menemukan satu orang lagi korban kedua berjenis kelamin laki-laki sekitar 400 meter dari tempat kejadian.
“Ini juga dalam keadaan MD (meninggal dunia),” katanya.
Selanjutnya, pada pukul 07.15 WITa, Tim SAR gabungan kembali menemukan korban ketiga berjenis kelamin laki-laki di sekitar Tanjung Toronipa dengan jarak kurang lebih 1,5 NM dari tempat kejadian.
“Ketiga korban tersebut telah dibawa dan diserahkan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan tindakan selanjutnya sesuai prosedur,” tuturnya.
Penulis : La Ode Pandi Sartiman




