Sebanyak 3.285 Honorer di Lingkup Pemkot Kendari Tidak Digaji

Suasana SKD CPNS Buton Utara di UPT BKN Kendari, Selasa, 13 November 2018.
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Kendari terdapat
6.534 tenaga honorer yang bekerja di lingkup Pemkot Kendari.

-Advertisements-

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKPSDM Kota Kendari Hajar Aswad menjelaskan, dari data 6.534 honorer ada yang mendapatkan gaji dan ada yang tidak mendapatkan gaji dari Pemkot Kendari.

-Advertisements-

Lanjutnya, ada 3.249 honorer mendapatkan gaji dan ada 3.285 honorer yang tidak mendapatkan gaji dari Pemkot Kendari.

-Advertisements-

“Jadi, tenaga honorer di lingkup Pemkot Kendari lebih banyak yang tidak digaji dari pada yang mendapatkan gaji,” jelas Hajar Aswad di ruang kerjanya, Kamis 10 Oktober 2019.

Kenapa ada yang digaji dan ada yang tidak digaji, Hajar Aswad menjelaskan, untuk honorer yang digaji sudah masuk dalam anggaran, dan kalau yang tidak digaji tidak masuk dalam anggaran karena terbatas.

“Honorer yang tidak digaji hanya untuk mengabdi untuk mencari pengalaman supaya ilmu yang mereka dapatkan pada saat menempuh pendidikan tidak hilang. Intinya sudah ada persetujuan juga dari honorer yang tidak digaji,” jelasnya.

Kemudian, kata dia, honorer yang tidak digaji akan dilihat juga bekerja sudah lama, rajin dan kinerjanya bagus. Akan diusulkan sama pimlinan untuk dimasukan dalam anggaran.

“Tapi itu semua tergantung pimpinan apakah dia mau masukan dalam anggran atau tidak. Kita hanya sebatas mengusulkan,” katanya.

Hajar Aswad menjelaskan, honorer yang tidak digaji oleh Pemkot Kendari mulai dari tenaga pendidikan (guru honorer), tapi ini diporsikan dari dana bos.

Kemudian tenaga honorer tidak digaji ada di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), di Kecamatan, di Kelurahan dan tenaga kesehatan yang ada di Kota Kendari.

Sebagian untuk tenaga honorer lainnya tidak digaji oleh Pemkot Kendari, kata dia, hanya sukarela dari teman-teman Pegawai Negeri Sipil (PNS) instansi masing-masing untuk memberikan sedikit hasil kerjanya.

“Datang inisiatif kita sendiri dengan mengumpulkan uang bersama teman-teman untuk membayar jasanya walaupun tidak diakomoodir semuanya,” jelasnya.

Untuk itu, ia berharap, dengan adanya pendaftaran CPNS tahun 2019 ini bisa mengurangi jumlah honorer yang ada di lingkup Pemkot Kendari.

“Kita berharap pendaftaran CPNS tahun ini tenaga honorer bisa bisa diutamakan, karena tiap tahun pasti ada honorer masuk,” tutupnya.

Penulis : Haerun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
-Advertisements-
loading...